GELAR RAKORNAS, MP GPDI LANTIK KOMISI-KOMISI PUSAT

JAKARTA, WARTANASRANI.COM - Mengambil tema, “Menjadi jemaat yang kokoh, bertumbuh, terang dan mulia (Yesaya 2:2, 60:1)” serta sub tema, “Meningkatkan peran serta jemaat untuk mendatangkan damai sejahtera dalam kehidupan masyarakat bangsa dan negara”, Majelis Pusat Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) selama 3 hari (19-21 September).

Rakornas yang berlangsung di Sentra GPdI, Jalan Danau Sunter Selatan Blok E No. 1, Sunter Agung, Jakarta Utara ini, merupakan Rakornas pertama dibawa kepemimpinan Pdt. Dr. John Weol, setelah terpilih sebagai Ketua Umum Gereja Pantekosta di Indonesia.

Setelah Pleno IV, Majelis Pusat mengangkat dan melantik pengurus-pengurus wadah tingkat nasional yang disebut Komisi Pusat, yaitu: Pelayanan Anak Pantekosta (PELNAP), Pelayanan Remaja Pantekosta (PELRAP), Pelayanan Pemuda Pantekosta (PELPAP), Pelayanan Wanita Pantekosta (PELWAP), Pelayanan Pria Pantekosta (PELPRIP), Pelayanan Profesi & Usahawan Pantekosta (PELPRUP), Pelayanan Anak Anak Hamba Tuhan (PELAHT), Pelayanan Mahasiswa Pantekosta (PELMAP), Komisi Penginjilan Pantekosta Pusat, dan Pelayanan Jurnalis Pantekosta (PELJUP).

Ada hal yang berbeda dalam pelantikan Pengurus Komisi Pusat dalam Rakornas ini, dimana Pengurus Komisi Pusat dibagi per-zona. Menurut Ketua Majelis Pusat GPdI, Pdt. Dr. John Weol, pembagian ini untuk efisiensi kerja dan mempermudah dalam memanage setiap event yang di adakan di zona-zona yang sudah ditentukan. “Hal ini bukan berarti memiliki perbedaan satu sama lain, semua sama saja, tidak ada yang merasa lebih tinggi atau rendah,” kata John Weol.

Acara pelantikan dimulai jam 17.00 WIB. Setiap nama-nama pengurus dipanggil berdasarkan komisi-komisi. Komisi-komisi yang sudah dilantik, saat itu juga langsung mengadakan rapat untuk perkenalan dan juga membahas program kerja.

Yang menarik dari pelantikan Komisi Pusat kali ini adalah hadirnya Komisi Pusat Pelayanan Jurnalis Pantekosta atau yang disingkat PELJUP. Boleh dibilang PELJUP menjadi komisi yang baru untuk GPdI dibawa kepemimpinan Pdt. John Weol, dikarenakan PELJUP tidak pernah ada dalam pelantikan-pelantikan sebelumnya.

Sementara itu, ada satu Komisi yang menjadi pusat perhatian, dikarenakan salah satu anggotanya fasih berbahasa Mandarin dan bisa menjadi penterjemah, yaitu Komisi Penginjilan. Hal ini menjadi unik dan sudah menjadi suatu kewajiban agar supaya bisa memenangkan banyak jiwa untuk Tuhan Yesus sebagai Juruselamat.

Acara pelantikan yang berlangsung sampai larut malam, tidak membuat para calon pengurus resah, karena mereka tetap semangat mengikuti acara pelantikan sampai selesai. (AW)