Pdt. Manuel Raintung Nyatakan Kesiapannya Maju Sebagai Sekum Atau Wasekum MPH PGI

Ketua Umum PGI Wilayah DKI Jakarta, Pdt. Manuel E. Raintung

JAKARTA, WARTANASRANI.COM – Berbekal keterlibatannya dalam gerakan oikoumene yang sudah cukup panjang,  Ketua Umum PGI Wilayah DKI Jakarta, Pdt. Manuel E. Raintung, menyatakan siap maju dan dicalonkan sebagai Sekretaris Umum (Sekum) atau Wakil Sekretaris Umum (Wasekum) dalam perhelatan Sidang Raya XVII Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) yang  akan berlangsung mulai tanggal 8-13  November 2019 di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, NTT.

“Semenjak saya ditahbiskan menjadi pendeta di Yogyakarta tahun 1991 , saya sudah memulai aktivitas gerakan keesaan, gerakan oikoumene. Di Malang saya membangun gerakan keesaan mulai dari tingkat kecamatan sampai kabupaten dan tingkat provinsi, yang ujungnya adalah, saya menjadi Sekretaris Umum PGI Wilayah Jawa Timur periode 1997-2002” ungkap Pdt. Manuel Raintung.

Bahkan menurut Ketua Majelis Jemaat di GPIB Horeb Kramat Jati, pengalaman di Jawa Timur ini juga yang membuatnya dipercaya sebagai Sekretaris Umum selama 2 periode saat pindah pelayanan ke DKI Jakarta.

“PGI Wilayah DKI Jakarta ternyata membutuhkan seorang Sekretaris Umum yang memiliki pegalaman yang cukup. Sehingga pada tahun  2005-2010 dan juga periode ke 2, tahun 2010-2015 saya dipercaya sebagai sekretaris umum PGI Wilayah DKI Jakarta,” terang Pdt. Manuel Raintung.

“Dengan reputasi pengalaman oikoumene yang cukup, maka kemudian saya di tahun 2015 dipercayakan  menjadi Ketua Umum di PGI Wilayah DKI Jakarta sampai 2020,” terangnya lagi.

Melihat pengalaman oikoumene yang terbilang panjang, Pdt. Manuel Raintung yang juga pernah mengikuti proses pencalonan full timer PGI sebagai Wakil Sekretaris Umum di Sidang Raya Mamasa tahun 2009,  menyatakan siap maju untuk dicalonkan dan mencalonkan diri sebagai Sekretaris Umum (Sekum) maupun Wakil Sekretaris Umum (Wasekum) MPH PGI.

“Mendekati Sidang Raya XVII di Sumba pada bulan November yang akan datang, saya berani mendeclare, karena majelis sinode GPIB, pimpinan gereja dimana saya bertugas, sudah  mengambil keputusan menyatakan untuk merekomendasikan saya sebagai calon MPH PGI yang full timer tadi, tapi tentu bukan untuk Ketua Umum. Jadi, bisa sekretaris umum, bisa wakil sekretaris umum ,” ungkapnya.

“Mau Sekretaris Umum saya siap, mau wakil sekretaris umum saya siap! Yang penting sinode gereja mendukung dan mengharapkan sinode-sinode gereja yang lain bisa mendukung,” ungkap Manuel Raintung lagi menegaskan kesiapannya.

Raintungpun menambahkan bahwa dengan dukungan Sinode GPIB tempat ia bernaung, Ia juga akan segera mensosialisasikan kesiapannya kepada gereja-gereja dan berharap mendapat dukungan, terutama di PGIW DKI Jakarta.

“Hari senin besok, saya akan berurusan dengan surat. Tapi sebelumnya saya sudah mendekati gereja-gereja yang dapat mendukung, terutama di DKI Jakarta ini, dibawah binaan PGI Wilayah ada 20  Sinode anggota PGI. Saya berharap basic ini cukup, dan minggu depan saya akan ke Jawa Timur,” kata Pdt. Manuel Raintung.

Lebih lanjut,  Manuel Raintung berharap, dalam pemilihan MPH PGI yang dilakukan melalui nominasi dalam kepanitiaan dan berlangsung secara tertutup ini, akan berjalan dengan baik dan akan terpilih orang-orang yang memiliki komitmen serta rekam jejak sebagai aktivis gerakan oikoumene yang telah teruji, bukan mereka yang tiba-tiba tampil ingin menjadi pemimpin tapi hanya karena keinginan sesaat.

“Banyak orang yang berkeinginan untuk ikut serta dalam gerakan oikoumenis ini tentunya tidak keliru. Baik! Kita akan senang kalau banyak. Tapi gerakan oikoumene inikan tidak musiman. Tidak juga karena sesaat diinginkan besok sudah tidak lagi. Dari masa ke masa, kadangkala yang mau itu hanyalah mau jadi pemimpin tapi tidak punya kepedulian yang berkelanjutan. Kalau kepeduliannya itu hanya untuk sebuah jabatan, yah… tentu, menurut saya tidak tepatlah. Harus terus ikut dalam gerakan, harus terus ikut maju untuk berhadapan dengan perbedaan. Mereka-mereka yang menjadi calon itu, harusnya mereka yang mempunyai reputasi oikumenis yang cukuplah!” pungkas mantan Ketua Senat STT Jakarta ini.

“Istilahnya, tidak mungkin kita beli kucing dalam karung! Saya suport orang-orang yang merupakan aktivis gerakan oikoumene. Tapi ada yang lain-lain, para calon ini, yang gak pernah sama sekali. Ber-PGI ajah gak pernah, tapi berani mencalonkan diri. Saya harap persidangan raya yang akan datang, itu memang betul-betul menetapkan, memilih orang-orang yang memang punya reputasi oikoumene yang cukuplah,” pungkas Raintung lagi.

Diakhir keterangan persnya, Ketua Umum PGI Wilayah DKI Jakarta ini kembali menegaskan keinginannya untuk maju menjadi Sekum atau Wasekum MPH PGI di Sidang Raya XVII PGI nanti.

“Singkatnya lagi, kali ini saya ingin menyatakan bahwa saya siap kembali untuk mencalonkan, baik sebagai sekretaris umum maupun wakil sekretaris umum,” terang Pdt. Manuel E. Raintung. (*)