Save Srilanka dan Pray for Srilanka Jadi Tagar Aksi Damai Forum Masyarakat Peduli Ledakan Bom di Srilanka

JAKARTA, WARTANASRANI.COM - Ledakan bom di gereja dan hotel pada Minggu Paskah (21/04/2019) di Sri Lanka yang menimpa umat Kristen saat ibadah, mendapat kecaman dari banyak pihak di pelbagai belahan dunia. Peristiwa teror yang telah memakan korban jiwa 359 orang telah membuat dunia berduka. Di Indonesia, berbagai lembaga keumatan dan elemen masyarakat tak ketinggalan menyuarakan kecaman dan keprihatinannya.
 
Bertempat di kawasan Tugu Proklamasi, Sore tadi, Rabu (24/04) Forum Masyarakat Peduli Ledakan Bom Srilanka menyampaikan pernyataan sikap atas peristiwa pilu tersebut. Forum yang terdiri dari 7 elemen ormas tersebut melakukan aksi damainya, mengecam dan menyuarakan penolakan terhadap segala praktik radikalisme di muka bumi.
 
Satu persatu perwakilan elemen ormas berorasi pada aksi damai tersebut. Mereka juga menyoroti situasi toleransi dan kelangsungan keberagaman di Indonesia. 
 
"Indonesia adalah gudangnya toleransi, keberagaman. Untuk itu kita mengajak masyarakat Indonesia menunjukan kepada dunia bahwa kita menolak terorisme dan mendukung toleransi, terutama kepada umat beragama yang sedang melaksanakan peribadatan," ujar salah seorang peserta aksi dalam orasinya.
 
Doa bersama bagi para korban peledakan bom dan keluarga yang ditinggalkan mewarnai aksi damai tersebut. Para peserta aksi terlihat ikut membagikan pernyataan sikap mereka kepada masyarakat yang melintasi jalan raya di kawasan Tugu Proklamasi.
 
"Let's Stand United Against Terrorism", "Mari Perangi Terorisme", "Tolak Radikalisme dan Terorisme", menjadi seruan yang dikumandangkan oleh massa aksi. Mereka juga menggunakan tagar "Save Srilanka" dan "Pray for Srilanka" sebagai simbol dari kepedulian masyarakat Indonesia kepada Srilanka.
 
Vox Point Indonesia, Pemuda Katolik, PMKRI, PEWARNA Indonesia, KEMADA Baja, Mata Katolik dan LINKO AMM adalah 7 elemen ormas yang jadi bagian dari Aksi kemanusiaan Forum Masyarakat Peduli Ledakan Bom di Srilanka. (*)