CISARUA, WARTANASRANI.COM – Diawali Ibadah pembukaan yang dilayani Pdt. Jenny Karosekali, S.Th., Sidang Majelis Pekerja Harian Persatuan Gereja Indonesia Wilayah (PGIW) DKI Jakarta, di Hotel Grand Prioritas, Puncak Bogor Jawa Barat ,hari ini, Selasa (19/03) di buka secara resmi.
Adapun Sidang MPL PGIW DKI yang dihadiri 47 utusan dari 65 gereja anggota PGIW DKI Jakarta, menampilkan pembicara utama, Prof. Jimly Asshiddiqie, SH.
UUD 1945 adalah dasar negara yang terbaik di dunia. Sayangnya sistem penegakan hukum di Indonesia tidak linier atau sejalan dengan dasar negara. Sebab pola penegakan hukum dengan metode pemenjaraan di lembaga permasyarakatan justru tidak membuat lebih baik, ungkap Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H pada sesi pembukaan Sidang MPL PGIW DKI Jakarta tahun 2019.
“Saya kira sistem penegakan hukum lewat lembaga penjara, bukan semakin baik, tapi semakin jelek. Menurut data sebanyak 30 persen baik, ada 30 persen ketika keluar dendam sementara 30 persen berikutnya menjadi semakin besar kejahatannya. Contoh yang tadinya hanya jadi pemakai narkoba jadi penyebar,” tutur mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.
Dikatakan Guru Besar UI ini, sebenarnya yang paling efektif misalnya jika pegawai ASN kedapatan narkoba langsung sanksi di pecat.
“Tidak perlu dipenjarakan karena di dalam pasti beberapa kali dapat remisi. Itu sudah pasti tidak membuat kapok atau jera. Makanya sanksinya di pecat,” tegas tokoh ICMI ini.
Pembicara kedua, Pdt. Dr. Albertus Patty, menyoroti pentingnya keugaharian dalam hidup. Mengutamakan hidup dengan sederhana atau tidak. Bahkan menurut Ketua PGI ini, pemerintah sangat andil dalam meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.
“Kalau sekarang harga BBM di Papua sama dengan di seluruh Indonesia, itu adalah kebijakan dari Presiiden Jokowi. Pemerintah sangat berperan besar dalam minciptakan pemerataan kesejahteraan,” papar pendeta GKI ini.
Sementara itu, dalam rapat pembukaan, Ketua PGIW DKI Jakarta, Pdt. Manuel Raintung membacakan kehadiran peserta dan sudag kuorum, kemudian dilanjutkan membahas tata tertib acara persidangan oleh Pdt. Ferry Simanjuntak selaku sekretaris PGIW DKI Jakarta. Rapat dihadiri langsung Moderaman GBKP Pdt. Agustinus Purba selaku host atau tuan dan nyonya rumah. Acara akan berlangsung selama tiga hari. (*)







