BMPTKKI dan Kemenag Luncurkan Buku Ekoteologi, Perkuat Pendidikan Kristen Berbasis Kepedulian Lingkungan


Bagikan:

WARTANASRANI.COM, JAKARTA – Peluncuran Buku Ekoteologi menjadi salah satu momentum penting dalam Perayaan Natal Kementerian Agama (Kemenag) 2025 yang digelar di Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (29/12/2025). Kegiatan ini menegaskan peran strategis Badan Musyawarah Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Indonesia (BMPTKKI) dalam mendorong integrasi iman Kristen dan kepedulian terhadap kelestarian ciptaan Tuhan melalui dunia pendidikan tinggi.

Buku Ekoteologi merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Agama, BMPTKKI, dan Majelis Pendidikan Kristen (MPK). Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama untuk menghadirkan kerangka teologis dan akademik yang relevan dengan tantangan global, khususnya krisis lingkungan hidup yang semakin nyata dirasakan oleh umat manusia.

Ketua Umum BMPTKKI, Prof. Dr. Stevri P.N. Indra Lumintang, Th.D., D.Ed., menegaskan bahwa kehadiran buku Ekoteologi merupakan kontribusi nyata perguruan tinggi keagamaan Kristen Indonesia dalam menjawab panggilan iman di tengah isu ekologis. Menurutnya, iman Kristen tidak dapat dilepaskan dari tanggung jawab moral untuk menjaga dan merawat ciptaan Tuhan secara berkelanjutan.

Peluncuran buku ini dilakukan secara resmi oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang didampingi Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Kristen Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th., M.Pd. Selain Buku Ekoteologi diluncurkan juga Panduan Kurikulum Berbasis Cinta. Dalam sambutannya, Menag menyampaikan bahwa pendekatan ekoteologi lintas iman menjadi fondasi penting dalam membangun peradaban yang harmonis antara manusia, Tuhan, dan alam semesta.

Acara Natal Kemenag 2025 dan peluncuran buku tersebut dihadiri sekitar 2.500 peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh agama, akademisi, pendidik, mahasiswa, serta pemangku kepentingan lintas denominasi dan lintas iman.BMPTKKI, di bawah kepemimpinan Prof. Stevri Lumintang, berperan aktif dalam penyusunan konsep dan penguatan substansi buku Ekoteologi agar dapat diimplementasikan secara akademis di perguruan tinggi keagamaan Kristen. Buku ini dirancang tidak hanya sebagai bacaan teologis, tetapi juga sebagai rujukan praktis dalam pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga  Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI Buka Konvensi Injil STT se-Indonesia, Tekankan Supremasi Injil dalam Dunia Akademik dan Gereja

Lebih lanjut, Prof. Stevri menekankan bahwa perguruan tinggi keagamaan Kristen memiliki tanggung jawab profetis untuk melahirkan lulusan yang unggul secara intelektual, matang secara spiritual, serta memiliki kepedulian sosial dan ekologis. Melalui buku ini, BMPTKKI berharap nilai-nilai cinta kasih, keadilan, dan tanggung jawab terhadap lingkungan dapat terinternalisasi secara sistematis dalam kurikulum pendidikan Kristen.

Dengan diluncurkannya buku Ekoteologi pada perayaan Natal Kemenag 2025, BMPTKKI kembali menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan pendidikan keagamaan Kristen yang relevan, transformatif, dan berdampak luas bagi gereja, bangsa, dan dunia. Buku ini diharapkan menjadi referensi penting bagi dosen, pendidik, dan pelayan gereja dalam menumbuhkan kesadaran iman yang peduli terhadap kelestarian ciptaan Tuhan. (Ronald)