WARTANASRANI.COM, KOTA BEKASI – Kegiatan pengobatan gratis bertajuk Sport Massage Kairo 2026 yang digelar di GBI Taman Aster, Bulevar Hijau, Kota Harapan Indah, Bekasi, menjadi wujud nyata pelayanan kasih kepada masyarakat. Acara ini berlangsung mulai 16 hingga 27 Maret 2026 dan terbuka bagi umum tanpa dipungut biaya, dengan sistem sukarela.

Program ini menghadirkan berbagai layanan kesehatan seperti massage, refleksiologi, akupuntur, pijat tradisional, hingga terapi lainnya. Pelayanan ini didukung oleh tim dari Korea Selatan, di antaranya Mr. Ho Soon Park, Ps. Dr. Samuel An, Miss Myoung Hee Kim, dan Miss Esther An, yang memiliki pengalaman dalam bidang terapi kesehatan.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara GBI Taman Aster, Pray For Indonesia, PD Sahabat Iman, MJC, A2K, serta Yayasan ANDIOK. Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi sejak hari pertama pelaksanaan, dengan banyak warga yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis.

Menurut informasi dari panitia, pada hari kedua pelaksanaan, Selasa (17/3/2026), tercatat sebanyak 42 orang telah dilayani. Jumlah ini menunjukkan respons positif dari masyarakat terhadap kegiatan sosial ini.
Panitia juga menyampaikan bahwa pada kegiatan serupa tahun sebelumnya, jumlah peserta yang dilayani bahkan sempat mencapai 60 orang dalam satu hari. Namun demikian, jumlah tersebut sangat bergantung pada ketersediaan dan jumlah personil tim pelayanan yang terlibat.
Ketua Anugerah Amal Kasih sekaligus Gembala GBI Taman Aster Bulevar Hijau Kota Harapan Indah, Pdt. Dr. Paul F. Gulo, M.Th., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari panggilan pelayanan gereja kepada masyarakat luas.
“Pengobatan gratis ini adalah bentuk nyata pelayanan gereja dan yayasan. Kami rindu kegiatan ini tidak hanya berdampak bagi jemaat, tetapi juga bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan pertolongan dan perhatian,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa gereja hadir bukan hanya untuk kegiatan ibadah, tetapi juga sebagai saluran berkat yang membawa dampak sosial yang positif. Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasakan kasih Tuhan secara nyata melalui tindakan pelayanan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara gereja, yayasan, dan masyarakat terus terjalin dengan baik, serta mampu menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya untuk melakukan aksi sosial serupa di tengah masyarakat.







