Wartanasrani.com, JAWA BARAT – Pemuda Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) se-Jawa Barat menyambut dengan penuh antusiasme gelaran perkemahan pemuda atau Youth Camp yang diinisiasi oleh Pelayanan Pemuda Pantekosta (PELPAP) Jawa Barat yang dipimpin oleh Pdt. Yulius Bobane. Acara ini mencetak sejarah baru karena menjadi perkemahan pemuda perdana yang diselenggarakan oleh PELPAP Jabar di Kebon Pines, Cikole Lembang – Bandung (30/06/2026 – 02/07/2026).
Ketua Panitia Pelaksana, Pdt. Isak Daniel Israel, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya melihat animo yang begitu besar dari para generasi muda GPdI dalam menyambut momen bersejarah ini.
“Segala puji syukur bagi Tuhan Yesus karena kasih karunia-Nya semua persiapan boleh berjalan dengan baik. Sebagai ketua panitia, ada kebanggaan tersendiri melihat antusiasme PELPAP Jabar menyambut hari yang tidak akan mereka lupakan ini,” ujar Isak Daniel.
Bukan Sekadar Tempat Berkumpul
Melalui Youth Camp ini, panitia menekankan bahwa acara ini bukan sekadar tempat berkumpul atau “nongkrong” biasa. Acara ini dirancang untuk memberikan pembekalan rohani yang kuat bagi generasi muda agar siap menjadi pemegang tongkat estafet kepemimpinan gereja yang memiliki masa depan cerah dan berkarakter unggul (excellent).
Isak Daniel berharap para peserta dapat dibekali dengan semangat Api Pantekosta dan diperlengkapi dengan Firman Allah sebagai pondasi hidup yang kuat di tengah-tengah dunia.
Menghadapi Tantangan Era Digital dan AI
Di tengah perkembangan teknologi, digitalisasi, dan kecerdasan buatan (AI) yang memaksa semua orang berlomba menunjukkan keahlian, tantangan iman bagi generasi muda dinilai semakin nyata. Kehidupan Youth (pemuda) saat ini diibaratkan seperti gandum yang sudah siap dituai, namun dikelilingi oleh berbagai tawaran duniawi yang dapat menggoda keimanan.
Menyikapi hal tersebut, Ketua Panitia memberikan pesan yang kuat berdasarkan kebenaran Firman Tuhan.
“Harapan saya, kita boleh hidup di dunia tetapi jangan menjadi serupa dengan dunia, seperti yang tertulis dalam Roma 12:2. Setelah menerima pembekalan dari Youth Camp ini, Anda dituntut untuk berdampak dan menjadi saksi bagi bangsa, negara, serta sesama,” tegas Isak Daniel menutup pernyataannya.
Melalui momentum Youth Camp ini, generasi muda GPdI Jawa Barat diharapkan pulang membawa dampak menyeluruh, menjadi saksi Kristus yang nyata, serta mengukir kenangan indah yang membanggakan bagi keluarga, gereja, dan terlebih bagi kemuliaan nama Tuhan. (Shalom/Red)
