Anies Baswedan Ajak Masyarakat Kristen dan Katholik DKI Jakarta Gaungkan Kesederhanaan dan Ketenangan Hati


Bagikan:

JAKARTA, WARTANASRANI.COM – Kesederhanaan dan ketenangan hati menjadi dua poin penting yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, Ph.D saat memberi sambutan dalam Perayaan Natal bersama Pemprov – Masyarakat Kristen dan Katholik DKI Jakarta 2017 di Hall B Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Sabtu (13/01/2018).

Anies Baswedan didampingi Wagub Sandiaga Salahudin Uno dan Ketua Panitia, Bapak Gamal Sinurat, memberikan cinderamata khusus dari Pemprov DKI kepada pengkhotbah Natal, Pdt. Dr. Jacob Nahuway, MA., dan perwakilan 7 aras gereja.

Menurut Anies, ketenangan hati dan kesederhanaan hidup seringkali terlewatkan oleh mereka yang hidup di kota besar seperti Jakarta. Bagaikan Surga kehidupan materialistik dan konsumeristik, Jakarta dengan hiruk pikuk kegiatannya telah membuat kesederhaan dan ketenagan hati menjauh dari warga Jakarta.

“Ketenangan hati dan kesederhanaan hidup, dua hal ini seringkali di kota besar yang hiruk pikuknya luar biasa, seringkali terlewatkan. Jakarta sayang sekali sekarang terilham sebagai surga kehidupan materialistik, surga kehidupan konsumeristik. Ragam tempat perbelanjaan, ragam hiburan di Indonesia ini pusatnya di mana? di kota Jakarta. Disatu sisi ini adalah sesuatu yang amat baik karena dia memberikan suatu aspek kebahagiaan, akses yang mudah pada berbagai macam kebutuhan, tetapi disisi lain seringkali sebagian dari kita terlena untuk menjaga diri agar tidak masuk didalam dari apa yang kita sebut living beyond our means. Hidup kita sering kali dijalani melampaui kemampuan yang sesungguhnya. Disisi ekstrim yang lain, kita menyaksikan banyak juga yang tergoda untuk mengambil jalan pintas, jalan tak legal, jalan mengambil hak orang lain. Dari kisah seputar natal, kita dapat belajar tentang keteladanan untuk kesederhaanaan dan kita berharap pesan kesederhanaan ini ikut digaungkan dengan kuat dihari-hari kedepan,” ungkap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia ke-26.

Baca Juga  DUA TAHUN PEMERINTAHAN JOKOWI-MARUF, KETUM PGI Pdt. GOMAR GULTOM AJAK MASYARAKAT MILIKI PANDANGAN JERNIH

“Dalam konsep agama yang saya anut ada istilah yang sama, bukan memiskinkan diri tetapi bahwa hidup kita tidak dikendalikan oleh kemewahan. Harta cukup diletakkan dikantong, tidak dibawa didalam hati. Pesan ini yang saya berharap ikut menjadi pesan dari natal pada tahun ini,” tambahnya

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, Ph.D saat memberi sambutan dalam Perayaan Natal bersama Pemprov – Masyarakat Kristen dan Katholik DKI Jakarta 2017 di Hall B Jakarta Internasional Expo Kemayoran.

Menyinggung soal tema Natal, “Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu” dan sub tema, “Bekerja sama mewujudkan Jakarta yang damai, maju, bahagia dan sejahtera bagi masyarakatnya”, Anies bicara soal pentingnya ketenangan hati atau kestabilan batin.

“Berikutnya adalah pesan tentang ketenangan hati/kestabilan batin yang kalau kita lihat menjadi tema dari natal pada tahun ini kata kuncinya, adalah damai. Damai itu hadir dari hati yang tenang, hati yang stabil. Dan lagi-lagi jakarta adalah suatu tempat dimana hiruk pikuk kegiatan seringkali menjauhkan kita dari ketenangan. Ritme kota ini luar biasa tingginya. Keriuhan, kecepatan bergerak, berderetnya peluang, seringkali membuat kita jauh dari ketenangan. Itu sebabnya semoga didalam perayaan natal ini kita juga terpantik kembali untuk makin peka, makin bisa mengandalikan diri, makin mampu menyelaraskan pikiran dan emosi dan sekaligus memberikan nuansa kedamaian, perdamaian disekeliling kita,” tegas Anies.

Ditambahkannya, bahwa ketenangan hati tidak saja bicara soal ketiadaan emosi atau ketiadaan rasa bahagia, tapi lebih dari itu adalah kemampuan seseorang mengendalikan diri, apapun tantangan serta masalah yang ada.

“Ketenangan hati bukanlah soal ketiadaan emosi, bukanlah soal ketiadaan rasa bahagia, namun ini lebih dari pada kemampuan bagaimana mengendalikan respon diri, apapun tantangan, apapun masalah yang ada disekitar kita. Kami percaya dengan peringatan natal bersama ini ada begitu banyak tali silaturahmi yang tereratkan kembali, dan juga ada begitu banyak semangat kerja yang muncul lebih kuat lagi, dan ijinkan kami menyampaikan pesan kedamaian, pesan ketenangan, pesan kesederhanaan, pesan yang kita bawa dalam perjalanan di tahun 2018 ini,” pungkas pria kelahiran KuninganJawa Barat7 Mei 1969 ini.

Baca Juga  MD GPdI SULUT LANTIK PENGURUS KDP3 RAYON MINAHASA II

Suasana Penyalaan Lilin Natal

Ada hal menarik yang terungkap dalam perayaan Natal bersama Pemprov – Masyarakat Kristen, Katholik dan Orthodox 2017. Perayaan Natal bersama yang didukung 7 aras gereja ini, ternyata adalah kali pertama dalam sejarah Pemprov DKI Jakarta. Dan hal ini diungkapkan oleh Anies sebelum mengakhiri sambutannya.

“Semoga perayaan natal ini menjadi momen yang berkesan bagi kita semua. Dan apapun yang pertama tentu tidak ada kedua kalinya. Pertama hanya ada satu kali, yang berikutnya bukan lagi yang pertama! Kita bagian dari sejarah jakarta. Kita bagian dari sejarah kerukunan di kota ini,” ungkap Anies penuh syukur.

Pada bagian akhir sambutannya, Anies memberi apresiasi atas hasil kerja panitia dan semua yang telah bekerja mensukseskan perayaan Natal Pemprov DKI 2017 yang dilayani oleh Ketua Umum PGPI, Pdt. Dr. Jacob nahuway, MA.

“Terakhir saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah menjadi komponen penting dalam penyiapan dan penyelenggaraan jam ini. Tadi saya sebutkan satu persatu, tujuh aras gereja, keuskupan Jakarta yang juga sudah terlibat. Kami percaya ini adalah bagian dari awalan kerja besar yang masih menanti kita semua di 2018 dan diwaktu-waktu yang akan datang,” jelas Anies penuh rasa terima kasih.

Membaca Pantun menjadi peristiwa menarik dari rentetan sambutan Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta masa bakti 2017-2022 malam itu.

“Isinkan saya mengakhiri, semula saya tidak berencana membaca pantun, tetapi bapak ketua panitia memberikan provokasi baca pantun. Boleh saya baca pantun sebagai penutup? Beli bantal di pasar cikini, bayarnya lima dapatnya delapan, semoga semangat natal di tahun ini, terjaga selama setahun kedepan,” ujar Anies disambut tepuk tangan semua yang hadir.

Baca Juga  Sekum PGI, Pdt. Gomar Gultom: Pleno Hari Ini Untuk Hasilkan Putusan Akhir KGM PGI

Sementara itu pada bagian akhir acara, Anies Baswedan didampingi Wagub Sandiaga Salahudin Uno dan Ketua Panitia, Bapak Gamal Sinurat, memberikan cinderamata khusus dari Pemprov DKI untuk pengkhotbah Natal, Pdt. Dr. Jacob Nahuway, MA., dan perwakilan 7 aras gereja.