Asosiasi Pendeta Indonesia Hadir di Kota Bekasi


Bagikan:

Sejarah API

API adalah Organisasi Profesi Pendeta Protestan yang dideklarasikan tanggal 31 Oktober 2002 di Krida Bhakti – Setneg – Jakarta. Dalam pertemuan dan pelayanan bersama, akhirnya muncul gagasan membangun persekutuan para Pendeta, gayung bersambut ketika Pdt. Nugroho, Pdt. Yan Masengi dan Ev. Zakharias bertemu dalam sebuah kegiatan. Gagasan ini muncul dalam bentuk Asosiasi Pendeta Indonesia yang dideklarasikan 31 Oktober 2002.

Organisasi ini adalah wadah Pendeta tanpa membedakan denominasi dan dogma gereja. Artinya bekerjasama membangun Tubuh Kristus dan pelayanan kesaksian bedasarkan Firman Tuhan. API tidak mencampuri urusan Gereja atau Dogma Gereja, tetapi bersama membantu pelayanan dan kesejahteraan para hamba Tuhan dalam melayani jemaat, masyarakat dan bangsa. API bukan pesaing persekutuan Gereja yang telah ada, tetapi mendukung mereka meningkatkan pelayanan para Pendeta secara pribadi dan keluarga.

 

Visi Dan Misi

Visi API adalah memenuhi panggilan iman, pengharapan yang sesuai dengan ajaran juruselamat kita Yesus Kristus. “Penuhilah panggilan pelayananmu di hadapan Allah dan Kristus yang menghakimi orang yang hidup dan mati. Beritakanlah Firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.” (2 Timotius 4 :1-5).

Visi para Pendeta adalah visi Kristen untuk menerangi dunia dengan Firman, menunjukkan kegelapan pikir manusia karena nafsu duniawi, kesombongan dan keinginan daging yang menggelapkan manusia.

Misi API menjadi Saksi Kristus (Kisah 1:8), supaya muat meninggalkan dosa, kefasikan dan keinginan duniawi dengan hidup bijaksana untuk kemuliaan Allah. Para Pendeta sebagai pembawa Firman harus menunjukkan teladan kasih, kerendahan hati dan kesabaran. API memberikan pertimbangan, suara kenabian kepada pemimpin dunia, pemerintah dan tokoh masyarakat, sambil membebaskan umat Tuhan dari segala kejahatan. Beritakanlah semua itu, nasehatilah dan yakinkanlah orang dengan segala kewibawaanmu.

Baca Juga  YAYASAN A2K DAN PELANGI KASIH GELAR IBADAH PASKAH DISERTAI PEMBAGIAN DIAKONIA DAN SEMBAKO

Visi dan Misi API mewujudkan Amanat Agung Yesus Kristus untuk Membangun tubuh Kristus bagi kemuliaan Tuhan. Membangun hubungan antar umat Tuhan, terutama para hamba Tuhan bebas dari rasa benar sendiri, menang sendiri, kemuliaan sendiri, tetapi dengan rendah hati meninggikan Tuhan Yesus Kristus: Biarlah Dia semakin besar dan aku semakin kecil.

Pelantikan Pengurus API Kota Bekasi

Pelantikan Pengurus Asosiasi Pendeta Indonesia (API) bertempat di  GBI Mega Kota Bekasi Rayon 18 (Senin, 12 Februari 2018). Dihadiri oleh hamba-hamba Tuhan serta jemaat dari wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi yang bernaung dari berbagai Denominasi Gereja.

Mewakili pemerintah tampak hadir Bpk Ferry Lumban Gaol yang merupakan perwakilan dari Walikota Bekasi yang berhalangan hadir, dan beberapa anggota Dewan Kota Bekasi diantaranya Bpk Ir. Sihar Sitohang, Ibu Murfati Lidianto SE. Tampak hadir juga Ketua FKUB Kota Bekasi Bpk Hj. Abdul Manan dan Bpk Marudut Manik sebagai Penyelenggara Bimas Kristen Kota Bekasi. Hadirnya Asosiasi Pendeta Indonesia (API) disambut hangat oleh Pemerintah Kota Bekasi dengan harapan API dapat memberikan dampak positif dan dapat bekerjasama dengan Pemerintah untuk menjaga kerukunan di Kota bekasi.

Acara Pelantikan API Kota Bekasi dibuka dengan Ibadah pujian penyembahan. Firman Tuhan disampaikan oleh Ketua Umum API Pdt Brigjend TNI Purn Drs Harsanto Adi, MTh. Mengacu pada Nats FirmanTuhan Yesaya 60:1-2 : Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan Tuhan terbit atasmu. Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang Tuhan terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu. Dia sampaikan bahwa perjalanan Spiritual Orang Percaya tidak bisa dipisahkan dari Firman Tuhan, apapun yang terjadi semuanya sudah difirmankan Tuhan.

Baca Juga  Meringankan Beban Masyarakat, BNN GMDN dan Pokja Jurnalis BNN Berbagi Sembako Kepada Masyakat Manggarai Jaksel

 “Perjalanan Spiritual kita tidak pernah lepas, antara apa yang tertulis didalam Alkitab dan apa yang terjadi didalam perjalanan sejarah dunia ini. Kita tidak bisa memisahkan karena ternyata trus bergandengan, bergandengan, bergandengan. Baru saja kita ada fenomena alam yang luarbiasa kemarin, Gerhana Bulan itupun sudah digambarkan dalam Alkitab sebelumnya”, tuturnya.

Pada kesempatan ini dia juga sampaikan bahwa Alkitab bukan saja sebagai pedoman hidup Orang Percaya tetapi juga memberitahukan apa yang sudah terjadi maupun apa yang akan terjadi di masa-masa yang akan datang.

“Jadi sebenarnya Alkitab ini tidak sekedar Ia Firman Allah yang menjadi pedoman hidup bagi kita tetapi juga sejarah dunia”, tambahnya.

Dalam khotbahnya Harsanto mengajak API Kota Bekasi untuk bangkit menjadi terang bagaikan lilin didalam kegelapan. Untuk dapat menerangi lingkungan sekitar yang berada ditengah-tengah  awan kelabu. Kegelapan yang dimaksud adalah berbagai konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia, dan Korupsi yang masih melanda Negeri ini, juga perang terhadap Narkoba yang sudah sangat merajalela di kalangan anak-anak, pemuda dan orang dewasa, bahkan sampai kepada masalah LGBT.

Oleh sebab itu Drs Harsanto Adi, MTh yang juga belum lama pensiun dari kemiliterannya menghimbau kepada Orang Percaya untuk menjaga hidupnya agar tetap berkenan kepada Tuhan, karena yang dibutuhkan dunia adalah seberkas cahaya terang.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Pelantikan Pengurus API Kota Bekasi Periode 2018-2021 yang dipercayakan menjadi Ketua adalah Pdt. Andy Markus (Gembala GBI Rayon 18 – Giant Bekasi). Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Prosesi Pelantikan berjalan dengan baik sampai selesai.