Pimpin Ibadah Pembukaan Sidang MPL PGI 2019, Ketum BPH GBI Ingatkan Tanggung Jawab Gereja Untuk Memberitakan Injil


Bagikan:

BOGOR, WARTANASRANI.COM – Banyak orang yang belum terjangkau Injil Yesus Kristus, dan gereja punya tanggung jawab untuk mengabarkan Injil. Hal ini disampaikan Pdt. Dr. Japarlin Marbun saat menjadi khadim dalam Ibadah pembukaan Sidang MPL PGI 2019 di Royal Safari Garden, hari ini, Senin (28/01).

mpl_pgi2

Tampak Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin didampingi Dirjen Bimas Kristen, Prof. Dr. Thomas Pentury sedang berbincang dengan Ketua Umum PGI, Pdt. Dr. Henriette Tabita Lebang, M.Th.

“Masih banyak orang yang belum terjangkau Firman Tuhan. Kita punya tanggung jawab untuk kabarkan Injil,” tegas Ketua Umum Sinode Gereja Bethel Indonesia (GBI) ini.

Ditambahkan Marbun, untuk melaksanakan tugas pemberitaan Injil tidaklah mudah. Namun mengutip kitab Mazmur 126:5-:6, Marbun meyakini, pasti ada hasil dibalik kerja keras.

“Laksanakan tugas itu, perlu kerja keras. Orang tabur dengan cucuran air mata akan tuai dengan sorak sorai, sembari bawa berkas berkasnya,” ujarnya.

Diungkapkan Marbun, memang harus tabur dengan cucuran air mata. Karena menurutnya ladang tak selalu ringan, ladang berat, cuaca yang tak bersahabat. Namun jangan sampai menjadi halangan untuk tak menabur. Untuk itu gereja harus fokus.

“Orang yang fokus pada tujuannya akan pulang dengan sorak sorai dan bawa berkasnya. Fokus kepada jiwa-jiwa yang belum dengar kabar baik. Gereja, orang percaya harus kerja keras, berjalan maju, walau sembari mencucurkan air mata,” tandasnya.

Marbun juga mengingatkan agar gereja dapat mengambil peran pelayanan, yang tidak saja pada hal rohani tapi juga jasmani dan jiwani. Menurutnya, gereja dipanggil pada pelayanan secara menyeluruh; manusia jasmani, rohani dan jiwani, sambil mencontohkan apa yang sudah dilakukan Sinode GBI yang dipimpinnya.

Baca Juga  Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham: Saya Tidak Akan Mengundurkan Diri, Saya Tetap Akan Maju

“Gereja dipanggil bukan hanya rohani, tetapi pelayanan secara menyeluruh. GBI telah lakukan pelayanan kemasyarakatan seperti Tagana, sekitar 7.000 orang yang tersertifikasi instansi terkait. Ada pelatihan anti narkoba yang telah dilatih BNN, juga ada satgas pencegahan KDRT,” sebut Marbun.

Menyikapi revolusi industri yang ubah gaya hidup manusia. Marbun berharap gereja musti sesuaikan zaman untuk layani jemaat.

“Semangati jemaat kita agar terus bekerja giat untuk kemuliaan nama Tuhan. Makin kerja keras, fokus, efisien manfaatkan sumber daya manusia untuk kemuliaan nama Tuhan,” pesan Marbun diakhir khotbahnya.

Sementara itu, Sidang MPL PGI 2019 yang mengambil pokok pikiran; Spiritual Keugaharian, Membangun Demokrasi yang Adil Bagi Kesejahteraan Semua, akan berlangsung selama empat hari kedepan (28-31 Januari 2019) dan dihadiri oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin yang didampingi Dirjen Bimas Kristen, Prof. Dr. Thomas Pentury.