AWI Ke-2 2018, Akan Digelar di Nusa Dua Bali

Suasana acara AWI I 2017 di Jakarta

JAKARTA, WARTANASRANI.COM - Perhelatan penting tahunan, Persatuan Wartwan Nasrani Indonesia (PEWARNA) untuk kedua  kalinya, tahun 2018 ini,  rencana akan digelar di Ball Room The Crystal Luxury Bay Resort, Nusa Dua Bali, Senin (25/08/2018).

Frans Magnis Suseno penerima AWI 2017 saat memberi sambutan

Agenda rutin  yang dinamakan Apresiasi Warna Indonesia (AWI)  seperti biasa akan memberikan  12  penghargaan (award)  kepada tokoh-tokoh Kristen dan Nasional yang berjasa di  berbagai bidang. Selain itu, juga akan diberikan award kepada 12 sahabat Pewarna Indonesia. 

Adapun kategori penerima anugerah AWI  Ke-2  2018 di Bali ini seperti  tokoh toleransi, tokoh antar umat, tokoh pendidikan, tokoh organisasi majemuk dan tokoh bidang lainnya. Sedangkan khusus untuk penerima Sahabat Pewarna dipilih atas kontribusinya terhadap pengembangan media Kristen di Indonesia. 

Seperti diketahui  untuk pertama kali, AWI ke-1  2017 diselenggarakan bulan April 2017 di Ball Room Wisma 76, Slipi, Jakarta Barat.  Adapun penerima AWI ke-1  antara lain; Frans Magnis Suseno, Sabam Sirait, GP Ansor dan tokoh lainnya.

Menurut Ketua Pelaksana AWI Ke-2  2018, Roy Agusta disela-sela Rapat Panitia di Cipanas belum lama ini, penyelenggaraan AWI  kali ini,  agak berbeda dan istimewa karena dilangsungkan di Nusa Dua Bali. Pemilihan  Bali tentu adalah dalam upaya semakin memperkenalkan  AWI  ke masyarakat, di samping melibatkan banyak pihak dari berbagai latar belakang.

“Kita memang sengaja memilih Nusa Dua Bali, demi mendongkrak nama AWI, dengan harapan nanti bisa melibatkan gubernur terpilih Bali, I Wayan Koster untuk membuka perhelatan penting Pewarna Indonesia ini. Selain itu, semarak penyelenggaraan akan menyajikan budaya lokal dengan semangat kemajemukan,” tutur Roy Agusta.

Menurut Roy Agusta, panitia di bawah arahannya sudah bekerja keras untuk mensukseskan AWI Ke-2 2018. Pemilihan lokasi di Bali, tentunya membutuhkan dana yang tidak sedikit, karena itu Roy Agusta berharap bahwa pihak individu, lembaga dan perusahaan dapat menyokong terselenggaranya perhelatan ini.

“Dana yang dibutuhkan untuk terselenggaranya acara ini memang besar, tapi kami percaya Tuhan akan  menggerakkan tangan-tangan untuk membantu mendanai. Saat ini juga misalnya owner Hotel Luxury Nusa Dua sudah kerja sama membantu, dan kami sangat berterimakasih,” tutur wartawan GAHARU yang dipercaya sebagai ketua pelaksana AWI Ke-2  2018.

Ditambahkan, untuk seleksi nama 12 tokoh penerima AWI 2018 saat ini nama-nama sudah digodok panitia dan sedang mendapat pandangan dari berbagai lembaga dan aras gereja. “Kami jamin bahwa yang terpilih orang-orang berkompeten, karena dilakukan seleksi ketat yang melibatkan semua unsur,” paparnya. 

Nanti penerima AWI 2018, kata Roy Agusta, tranportasi dan akomodasi akan ditanggung panitia. Acara juga akan melibatkan pertunjukan sendra tari Bali, rencana juga akan dimeriahkan oleh Franky Sihombing dan Feby Febiola, Maria Shandi, Glenda Avenia, Clara Panggabean, Fashion Show oleh Sita Vedastiti, dan  musisi ternama lainnya. 

Sementara  Ketua Umum Pewarna Indonesia, Yusuf Mujiono menegaskan bahwa AWI merupakan agenda rutin Pewarna Indonesia yang dimulai 2017 lalu. Pemberian award ini adalah untuk menghargai jasa-jasa tokoh yang terpilih dan telah memberikan sumbangsih yang besar kepada bangsa dan negara Indonesia. 

“Pewarna Indonesia sebagai wadah berkumpul wartwan Kristen/Katolik, sudah sejak lama untuk konsisten memberikan penghargaan sekaligus mengangkat nama tokoh-tokoh yang dipandang berjasa bagi Indonesia. Melalui AWI ini maka sedikit banyak Pewarna Indonesia  ikut bermkontribusi untuk menghargai para tokoh gereja dan tokoh bangsa,” tukasnya.

AWI Ke-2  2018 hingga saat ini sudah mendapat dukungan dari berbagai pihak antara lain; STT IKAT, PGLII, PGPI, Yakoma-PGI, MUKI, API, Indonesia Cerdas, Universitas Mahendradatta-Bali, dan lembaga/individu lainnya. (*)