Dibanjiri Warga GPdI, Ibadah Agung HUT 64 PELPRIP GPdI SULUT Berlangsung Sukses dan Meriah

Ketum MP GPdI, Pdt. Dr. John Weol | Ketua Pelprip Sulut, Drs. Meki M. Onibala, M.Si | Ketua Panitia HUT 64 Pelprip Sulut, Pdt. Jeferson W. Wantah, S.Th., MA

LANGOWAN, WARTANASRANI.COM – Dibanjiri oleh warga GPdI dari pelosok Sulawasi Utara, acara HUT ke 64 Pelayanan Pria Pantekosta (PELPRIP) GPdI Sulut berlangsung dengan mulia, sabtu (28/10/2017).

Ketua KD PELPRIP GPdI Sulut, Drs. Meki. M. Onibala, M.Si, bersama Panitia Pelaksana HUT 64

Kehadiran Ketua Umum Majelis Pusat (Ketum MP) GPdI Pdt. Dr. Johnny W. Weol, M.Div., MM., M.Th, menjadi daya tarik yang kuat membludaknya kehadiran jemaat yang didominasi oleh kaum bapa sebagai pokok perhelatan ini. Disambut dengan lantunan instrumentalia musik bambu khas minahasa dan tepuk tangan para hadirin, Ketum MP GPdI, Pdt. Johnny Weol melangkah pasti memasuki Lapangan Swarz Langowan Minahasa tempat pelaksanaan hajatan akbar PELPRIP Sulut.

Khadim Ketum MP GPdI, Pdt. Dr. Johnny Weol 

Dalam khotbahnya, khadim Ketum MP GPdI Pdt. Johnny Weol mengambil nats pokok pada Mazmur 128:1 dan 4; “1. Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya! 4. Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN”.

Ketum GPdI menegaskan soal peran orang tua dalam rumah tangga sangat menentukan masa depan anak-anaknya, terutama bapak-bapak sebagai kepala dan imam dalam keluarga.

“Bapak-bapak harus takut akan Tuhan dan memprioritaskan beribadah supaya anak-anak akan seperti tunas zaitun yang artinya mempunyai harapan untuk masa depan, seperti tergambar pada jejak kehidupan tokoh-tokoh Alkitab; Ayub, Nuh dan Yosua,” tegasnya.

Acara ini didoasyukuri oleh Pdt. Brando Lumatauw, M.Th, Ketua Badan Usaha Milik Gereja Majelis Pusat GPdI.

Suasana Ibadah Agung HUT 64 Pelprip GPdI Sulut

Sambutan-sambutanpun mewarnai perhelatan HUT 64 PELPRIP GPdI Sulut ini. Pertama; Drs. Meki M. Onibala, MSi sebagai ketua Komisi Daerah PELPRIP GPdI Sulut. Kedua, Pdt. Marthen Bolung sebagai ketua Komisi Pusat PELPRIP GPdI. Ketiga, Pdt. Ivonne Y. Awuy Lantu sebagai Ketua Majelis Daerah GPdI Sulut. Keempat, Pdt. Dr. Johnny W. Weol, M.Div, MM, MTh sebagai Ketua Umum Majelis Pusat GPdI. Dan Kelima, Ir. Jullesses Eddy Kenap, MM., sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Daerah Sulut yang mewakili Gubernur Sulut.

Ketua MD GPdI Sulut, Pdt. Ivonne Y. Awuy Lantu (kedua dari kanan)

Menarik dalam sesi sambutan ini, Pdt. Ivonne Y. Awuy Lantu, wanita nomor satu di GPdI Sulut ini, mengingatkan slogan minahasa sebagai pemberdayaan kearifan lokal yaitu: PELPRIP SULUT harus menjadi Tuama Leos, Keter wo Nga’asan yang artinya Laki-laki Baik, Kuat dan Pintar.

Gayung bersambut dengan sambutan 'first lady' GPdI Sulut tadi, Ketum MP GPdI Pdt. Johnny Weol tidak lupa memberi apresiasi kepada kaum wanita pendamping suami dengan menyebut mereka Wewene Lo'or yang timbangan artinya sama.

Ketum MP GPdI bersama Ketua MD GPdI Sulut

Lanjut dalam sambutannya, Ketum MP juga mengapresiasi kerja panitia pelaksana yang di komandani oleh Pdt. Jeferson W. Wantah, STh, MA (ketua) dan Charles B. Watuseke, ST (sekretaris) dengan berpesan kiranya acara akbar dengan biaya yang besar tidak menjadi mubazir dengan gagal fokus. Seharusnya bukan pada berlangsungnya acara akbar ini tetapi berfokus pada dampak luas acara ini bagi PELPRIP dalam rumah tangga masing-masing, gereja lokal tempat beribadah dan kehidupan bersyarakat yang kiranya menjadi berkat melalui cara hidup yang dapat diteladani serta menjadi pelopor kepatuhan hukum sehingga membantu pemerintah dalam pembangunan Indonesia. Semua ini akan berpulang untuk kemuliaan dan kehormatan nama Tuhan Yesus Kristus.

Pemasangan Lilin angka 64 dan pelepasan balon ke udara sebagai komitmen bersama dengan BNN Sulut bahwa PELPRIP Sulut bebas narkoba.

Melengkapi acara HUT ke 64 PELPRIP GPdI Sulut, maka panitia mengacarakan Pemasangan Lilin angka 64 dan pelepasan balon ke udara sebagai komitmen bersama dengan BNN Sulut bahwa PELPRIP Sulut bebas narkoba.

Tampak hadir dan membaur cair dalam acara ini Pemerintah Provinsi Sulut dan Kabupatan Minahasa, Perwakilan BNN Sulut, Anggota Dewan Minahasa dan Minahasa Tenggara, Camat Langowan Timur dan beberapa Hukum Tua, Komisi Pusat PELPRIP GPdI, Majelis Daerah GPdI Sulut, Dandim dan Kapolsek Langowan.

Ungkapan syukur dan pujianpun mengalir atas sukses serta meriahnya Ibadah Agung HUT 64 PELPRIP GPdI Sulut ini.

Pdt. Jonathan Suharto, Gembala GPdI Kuta Bali diantara para undangan (kedua dari kanan)

Pdt. Jonathan Suharto, Gembala GPdI Kuta Bali, hadir dan menyaksikan suksesnya acara ini, menyatakan salut atas kinerja Ketua PELPRIP GPdI Sulut.

“Tak pelak lagi bahwa PELPRIP GPdI Sulut dapat dijadikan barometer pelayanan pria/kaum bapa GPdI, salut!,” tegas Ketua BAMAG dan PGPI provinsi Bali dengan aksen Balinya yang ditujukan kepada ketua PELPRIP GPdI Sulut Drs. M.M. Onibala, MSi sebagai penggagas acara akbar ini.

Tak kalah bersyukur untuk suksesnya acara ini, Pdm. Victor Sanggor, SE, STh, bankir muda yang diberkati Tuhan, anggota KP PELPRIP GPdI menyatakan bahwa dua agenda nasional KP PELRIP GPdI oleh campur tangan Tuhan telah selesai dengan sukses yaitu rapat koordinasi KP PELPRIP di desa Tolok Minahasa dan merayakan HUT ke 64 PELPRIP GPdI Sulut.

“Maju terus PELPRIP GPdI, terdepan dan menjadi berkat, haleluya!!”, ungkap suami dari Pdt. Inge Poermadi Gembala GPdI Immanuel Ranomuut Perum Gerizim II.

Dandim dan Kapolsek Langowan bersama para undangan

Sementara itu, tak kalah sibuknya di acara penuh berkat ini, nampak geliat KP PELJUP GPdI; Pdt. Jerry Moniung, Pdt. Jefry Watulangkow, Pdt. Middle Onibala, Pdt. Sukarno Landeng, Pdt. Johanes Rambe, Pdm. Joan Wuisan dan Pdt. Semuel H. Sajanga. KP PELJUP meliput seluruh kegiatan ini bahkan dengan live streaming yang sudah di posting melalui laman BMCE MP GPdI langsung di tonton 2.800 kali.

Kehadiran KP PELJUP juga menyentak dengan hadirnya Tabloid Pantekosta yang langsung didistrubisikan. Tablod Pantekosta edisi I sebagai bukti gerak Komisi Pusat Pelayanan Jurnalistik Pantekosta (KP PELJUP).

Pdt. Musa Wowor, MTh, Gembala GPdI Lopana Rumoong Bawah Amurang melontarkan pujiannya untuk KP PELJUP, walaupun merupakan komisi pelayanan yang baru di bentuk oleh Majelis Pusat tetapi sudah langsung menunjukan taringnya. Kehadiran edisi perdana ini membuka wawasan dan sangat memberkati warga GPdI.

Menurutnya, akan lebih maksimal kerja pelayanan jurnalistik di GPdI apabila di daerah-daerah juga dibentuk Komisi Daerah PELJUP termasuk di Sulut, karena sudah saatnya terbit media cetak dari GPdI Sulut untuk memperkaya pemahaman kebenaran, memaksimalkan kesaksian pelayanan dan mempererat tali persaudaraan warga GPdI Sulut karena akan lebih saling mengenal satu dengan yang lain, demikian harapan dari Penghubung MD GPdI Minahasa Selatan I. (SHS)