Konferensi Pers BPP HIPMI: SDP II dan Rapimnas 2018 Jadi Momentum Lahirnya Undang-Undang Kewirausahaan

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia didampingi Ketua OC Ajib Hamdani (kanan), dan Ketua SC Anggawira (kiri), saat memberi keterangan pada awak media.

JAKARTA, WARTANASRANI.COM - Jelang pelaksanaan Sidang Dewan Pleno (SDP) II dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2018 BPP HIPMI, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia didampingi Ketua SC Anggawira, Ketua OC Ajib Hamdani, Bendahara OC Afan A Nugraha, Wasekjen Umar Ali Lessy, dan Wasekjen Harmen Saputra, menggelar konferensi pers di HIPMI CENTER, Menara Bidakara II Lt. 8, Jl. Jend. Gatot Subroto, Kav. 71-73 Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (2/3/2018).

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia (tengah) bersama , Ketua OC Ajib Hamdani (kanan), Wasekjen Umar Ali Lessy (paling kanan), Ketua SC Anggawira (kiri) , Bendahara OC Afan A Nugraha (paling kiri) saat konferensi pers pelaksanaan Sidang Dewan Pleno (SDP) II dan Rapimnas BPP HIPMI di Jakarta, Jumat (2/3). 

SDP II dan Rapimnas HIPMI 2018 yang akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo ini, mengambil tema ‘Redistribusi Ekonomi dan Peran Pengusaha Muda dalam Memperkokoh Daya Saing Bangsa’, akan berlangsung dari tanggal 6 sampai dengan tanggal 9 Maret 2018 di Hotel Novotel, Kota Tangerang Selatan, Banten.

Selain sebagai kegiatan konsolidasi dengan para anggota sendiri, bagi BPP HIPMI, Kegiatan Nasional SDP II dan Rapimnas HIPMI 2018 yang akan melibatkan 500 DPC HIPMI di 34 provinsi Indonesia, dengan 3500 sampai 4000 peserta ini, menjadi spesial, karena bisa menjadi momentum lahirnya Undang-Undang Kewirausahaan yang adalah buah perjuangan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia.

 “Momentum acara SDP II dan Rapimnas kali ini berbeda dengan SDP-SDP sebelumnya, sebab kali ini kita akan mencoba untuk concern pada satu pembahasan undang-undang kewirausahaan. Undang-undang kewirausahaan ini merupakan pikiran murni dari HIPMI yang diawali dari forum disccusion disini pada tahun 2015 akhir dan awal tahun 2016,” ungkap Bahlil Lahadalia, Ketua Umum HIPMI.

Ditambahkan Bahlil bahwa rancangan undang-undang kewirausahaan yang menurutnya menjadi jembatan para pengusaha pemula untuk bisa mendapatkan jumlah kredit yang proporsional dari perbankan serta  perlindungan kepada pengusaha pemula ini, dapat segera diselesaikan dan ditetapkan sebagai undang-undang, bahkan HIPMI siap untuk mengawal.

 “Undang-undang kewirausahaan tersebut saat ini sudah masuk di prolegnas dan HIPMI mencoba untuk mengawal. Karena itu acara besok ada pemaparan satu sesi khusus tentang Undang-Undang Kewirausahaan yang akan dibawakan oleh Ketua Panja RUU, Abang Maruarar Sirait, dan Ketua DPR. Kita minta tahun ini agar Undang-Undang Kewirausahaan segera selesai, karena ini adalah jawaban terhadap percepatan pertumbuhan dunia usaha dan sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk bisa berakselerasi bisa melakukan percepatan dan kerja dengan dinamika perkembangan ekonomi khususnya dibidang IT,” tegasnya.

Selain itu, Bahlil juga menyampaikan soal pentingnya afirmasi tentang kebijakan yang tertuang dalam Undang-Undang Kewirausahaan.

“Dan terlebih penting lagi adalah ada afirmatif dalam rangka keseimbangan untuk kemudian terjadi percepatan dan kebersamaan. Itu sebenarnya esensinya. Jadi sekali lagi dalam dunia ekonomi seperti sekarang, tidak ada perbedaan antara si A dan si B. Oleh karena itu diatur sedemikian rupa, harus ada afirmatif,” ungkapnya

Kekompakkan BPP HIPMI menyambut SDP II dan Rapimnas 2018

Dibagian lain, Anggawira Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan HIPMI sekaligus ketua SC, memaparkan berbagai persoalan yang terjadi dalam dunia usaha, yang menjadi latar belakang tema besar SDP II dan Rapimnas HIPMI 2018.

Sementara Ketua Panitia, Ajib Hamdani, selain menyampaikan rangkaian acara dengan narasumber yang dihadirkan dalam SDP II dan Rapimnas HIPMI 2018, juga kembali menegaskan jumlah peserta serta kehadiran Wakil Presiden Republik Indonesia, Bapak Jusuf Kalla di hari terakhir penutupan SDP II dan Rapimnas.

“Acara akan ditutup pada tanggal 8, hari kamis, jam delapan malam. Insya Allah undangan sudah kita kirimkan kepada Bapak Wapres, mohon doa rekan-rekan semua” sebut Ajib Hamdani penuh harap.