Makam tak tersentuh Santa Claus mungkin berada di bawah permukaan gereja di Turki, kata arkeolog

(REUTERS / Kacper Pempel) Seorang pria berpakaian seperti Santa Claus duduk di keretanya saat ia mempersiapkan Natal di Lingkaran Arktik di Rovaniemi, Finlandia utara, 19 Desember 2007.

WARTANASRANI.COM – Makam St. Nicholas yang tak tersentuh --- yang lebih dikenal dengan Santa Claus --- mungkin terletak persis di bawah permukaan sebuah gereja di distrik Demre di provinsi Antalya selatan Turki, menurut seorang arkeolog.

Hurriyet Daily melaporkan bahwa sebuah bagian khusus dengan sebuah situs kuburan telah ditemukan di Gereja St. Nicholas di distrik Demre, yang dikenal sebagai tempat kelahiran orang suci tersebut. Otoritas Monumen Otoritas Antalya Cemil Karabayram mengatakan bahwa mereka menemukan makam yang tidak tersentuh saat menjalankan survei digital tepat di bawah permukaan gereja, Harian Sabah menyampaikannya.

"Kami yakin kuil ini belum rusak sama sekali, tapi cukup sulit untuk sampai ke sana karena ada mosaik di lantai," kata Karabayram kepada Hurriyet.

St Nicholas 'sebelumnya diperkirakan telah diselundupkan ke Bari, Italia, oleh pedagang Italia pada tahun 1087. Namun, Karabayram mengatakan bahwa tulang yang mereka ambil sebenarnya milik seorang pendeta.

Karabayram mengatakan bahwa mereka mungkin bisa sampai ke lokasi pemakaman St. Nicholas yang tak tersentuh, namun mereka masih mencari periset yang akan menyelesaikan pekerjaannya. Meski begitu, arkeolog sudah mulai bekerja dan sekarang bersiap untuk melanjutkan penggalian di bawah permukaan.

Pada tahun 2015, Anadolu Agency melaporkan bahwa penggalian di Museum Santa Claus di Demre telah menghasilkan penemuan keramik era Ottoman dan artefak era Bizantium. Pada waktu itu, kepala penggalian museum membicarakan tulang Santa Claus.

Fakultas Ilmu Pengetahuan Sejarah Universitas Hacettepe Sema Dogan menyebutkan beberapa tahun yang lalu bahwa para ahli Turki telah mencoba membuat tulang-belulang Santa Claus yang dicuri tersebut kembali. Namun, pada saat itu, mereka tidak tahu lokasi tepatnya lokasi pemakaman St. Nicholas dan jika tulang-tulang yang dibawa ke Italia benar-benar miliknya.

Dogan juga menjelaskan bahwa St Nicholas adalah tokoh penting dalam Kekristenan Ortodoks Yunani dan Rusia, karena ia adalah seorang patriark selama abad ke-4. Dipercaya bahwa ia membantu anak-anak, pelaut, orang miskin, dan wanita yang tidak memiliki anak.

(www.christiandaily.com)