Mozilla Firefox, Merilis Fitur Terbarunya

[Photo credit: Mozilla Firefox]

JAKARTA, WARTANASRANI.COM - Dengan berkembangnya Teknologi Informasi, khususnya Internet, para penyedia aplikasi browser berlomba-lomba memberikan fitur terbaik untuk para pelanggannya. Hal ini terlihat jelas di salah satu browser yang popular, yaitu Mozilla Firefox. Pihak Firefox sangat menghargai privacy para penggunanya. Seperti yang dirilis dari website resminya, “Firefox Privacy Notice Effective September 28, 2017 At Mozilla, we believe that privacy is fundamental to a healthy internet.” (https://www.mozilla.org/en-US/ )

Firefox memperkenalkan Fitur baru yang akan memproteksi penggunanya dari semua situs/website yang dikunjungi. Mengingat begitu banyak situs yang menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk mengambil informasi dari pengguna, mengkoleksi data untuk tujuan tertentu. Karena saat pengguna internet mengunjungi suatu situs, maka secara otomatis perilaku penjelajahannya diketahui oleh pelacak.

Dengan adanya fitur Tracking Protection Firefox, maka Halaman, Cookies, Pencarian, File Sementara tidak akan disimpan. Yang disimpan hanya Halaman yang di Bookmarks dan hasil Download pengguna. Namun demikian pengguna masih tetap bisa menyimpan data-data penjelajahannya. Private Browsing hanya bersifat pilihan, berfungsi ketika pengguna tidak ingin memberikan akses ke komputernya,As you browse the web, Firefox remembers lots of information for you - like the sites you've visited. There may be times, however, when you don't want people with access to your computer to see this information, such as when shopping for a present. Private Browsing allows you to browse the Internet without saving any information about which sites and pages you’ve visited.” (https://support.mozilla.org/en-US/kb/private-browsing-use-firefox-without-history?redirectlocale=en-US&as=u&redirectslug=Private+Browsing&utm_source=inproduct)

Private Browsing atau Penjelajahan Pribadi tidak akan membuat pengguna anonim di internet, pihak penyedia layanan internet mengetahui situs yang dikunjungi. Terkait hal ini bukan berarti pengguna diberikan “kebebasan” untuk menjelajahi situs-situs yang negatif, karena semua perilaku pengguna tetap diketahui. (AW)