MURFATI LIDIANTO DUKUNG DAN APRESIASI PENYEMPROTAN DESINFEKTAN KE RUMAH-RUMAH IBADAH OLEH GMC-19 PGI

Anggota DPRD Kota Bekasi, Murfati Lidianto, SE., M.A

BEKASI, WARTANASRANI.COM – Anggota DPRD Kota Bekasi, Murfati Lidianto, SE., memberikan dukungan dan apresiasi atas pelaksanaan penyemprotan cairan Desinfektan ke rumah-rumah Ibadah oleh relawan GMC-19 (Gereja Melawan Covid) Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI), Hari ini, Rabu (15/04).

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh GMC-19 adalah bagian dari upaya bersama antara pemerintah dengan berbagai elemen masyarakat untuk mengantisipasi dan menekan penyebaran virus corona.

“Salah satu upaya dalam mengantisipasi dan menekan penyebaran Covid-19 atau Virus Corona Desease adalah dengan penyemprotan cairan Desinfektan. Oleh karena itu apa yang dilakukan oleh relawan GMC-19 hari ini, harus kita dukung!” pungkasnya.

“Secara pribadi, saya berterima kasih dan mengapresiasi apa yang dilakukan oleh GMC-19. Kegiatan mulia seperti ini, tentu harus mendapat perhatian dari kita semua, apalagi selama ini tim relawan GMC-19 PGI telah bekerja secara sukarela dengan semangat untuk membantu pemerintah dan masyarakat,” pungkasnya lagi.

Seperti diketahui, penyemprotan delapan tempat ibadah hari ini, merupakan kegiatan kedua setelah sebelumnya pada tanggal 8 April 2020 lalu, tim relawan GMC-19 yang lain, didampingi Ibu Ida Napitupulu, Ketua Korwil Barat WBI Bekasi telah melakukan penyemprotan tujuh rumah ibadah dan satu Sekolah Tinggi Teologi.

Adapun daftar rumah ibadah yang di semprot cairan deisinfektan hari ini adalah; GPSDI THB, GKII Marturia Harapan Indah, GBI Solideo HI, GKPI Harapan Indah, Gereja Bethany THB, GBI Kasih Karunia, GSY Bulevar Hijau dan GBT Harapan Indah.

Persiapan tim relawan GMC-19 PGI sebelum penyemprotan cairan desinfektan

Sementara itu terkait pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan diterapkan di Kota Bekasi, Murfati berharap semua warga patuh pada anjuran pemerintah Kota Bekasi.

“Setiap warga mempunyai kewajiban untuk patuhi anjuran dari pemerintah wilayah masing-masing. Oleh karenanya saya berharap masyarakat dengan penuh kesadaran tinggi mengikuti aturan PSBB yang diterapkan di Kota Bekasi,” sebutnya.

Ditambahkannya bahwa kepatuhan masyarakat terhadap aturan-aturan dalam penerapan PSBB tidak saja sebagai usaha untuk menolong diri sendiri dan keluarga, tapi lebih luas lagi menolong sesama warga masyarakat.

“Kepatuhan masyarakat, secara tidak langsung ia sedang menolong diri sendiri yang berdampak menolong keluarga dan lebih luasnya menolong seluruh umat. Karena pembatasan sosial berskala besar bertujuan utk memutus mata rantai virus covid-19,” terangnya

“Pembatasan interaksi di masyarakat dapat menghalangi penularan virus covid 19. Masyarakat adalah garda paling depan utk mengatasi virus covid-19 dan garda paling akhir adalah dokter dan perawat,” terangnya lagi.

Murfatipun mengajak masyarakat untuk tetap semangat, optimis, kerjasama dan sabar  untuk melawan covid-19.

“Kita harus semangat untuk perang melawan virus covid-19. Kita harus bekerja sama dan bersabar, niscaya kita akan keluar sebagai pemenang. Jika pandemi virus covid-19 sudah terlewati, semua akan tenang kembali bekerja dan beraktifitas kembali,” tutupnya.