VOX POINT INDONESIA SAMPAIKAN LIMA HIMBAUAN MENJAGA PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA

Ketua Umum Vox Point' Indonesia, Handoyo Budhisejati

JAKARTA, WARTANASRANI.COM - Dalam rangka HUT ke 6,  Vox Point  Indonesia menggelar 'Silahturahmi Kebangsaan' dengan tema Bersatu Membangun Negeri, Berkarya Merawat Kebhinekaan" dan Sub Tema, "Bertumbuh Berkontribusi dan Bersinergi Merajut Keberagaman demi Gereja dan NKRI, hari ini, Senin (23/05) di Hotel Novotel Cikini, Jakarta Pusat.

Pemukulan Gong sebanyak lima kali oleh Romo Hans Jeharut Pr., Sekretaris eksekutif KWI Pusat

Lagu Indonesia tanah air beta, tarian daerah dari Papua mewarnai awal acara yang dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Hadir juga beberapa Pimpinan Parpol diantaranya Presiden PKS Achmad Syaiku, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan beberapa anggota DPR RI, DPRD. Terlihat hadir, anggota DPD RI dari Sulawesi Utara Maya Rumantir, beberapa pengamat politik, dan berbagai pimpinan ormas, termasuk pimpinan Ormas yang tergabung dalam Aliansi Perdamaian dan Keadilan (Perekad) yaitu; Ketua Umum API Brigjen (Purn) Harsanto Adi, Ketum MUKI Djasarmen Purba, Ketum Pewarna Yusuf Mujiono, Ketum PMKIT Louis Pakaila, Ketum PIM Dwi Urip Premono, Sekjen PPHKI Hasudungan Manurung

Setelah penjelasan terkait sepak terjang Vox Point Indonesia sebagai Ormas Katolik yang perkenalan Pengurus Pusat dan Pengurus daerah baik yang hadir onsite maupun online,  Acara dibuka dengan menyanyi lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Vox Point Indonesia, dilanjutkan doa lintas agama, dan sambutan-sambutan. Pemukulan Gong sebanyak lima kali oleh Romo Hans Jeharut Pr., Sekretaris eksekutif KWI Pusat, menandakan acara Silaturahmi Kebangsaan dibuka secara resmi.

Ketua Umum Vox Point' Indonesia Handoyo Budhisejati dalam sambutannya menyampaikan keprihatinan atas berbagai permasalahan bangsa khususnya perpecahan bangsa akibat pilpres dan pilkada. Menyikapi ini, Vox Point Indonesia menyampaikan beberapa himbauan.

“Perkenankan Vox Point Indonesia menyampaikan beberapa himbauan; satu, hendaknya semangat serta rasa persatuan dan kesatuan sebagai penghayatan terhadap nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman bagi kita semua,” sebut Ketum Vox Point Indonesia ini.

“Kedua, setiap pimpinan partai politik, pimpinan lintas agama, ormas, perkumpulan, institusi, paguyuban, komunitas dapat meneduhkan suasana sosial politik  yang sedang tidak kondusif ini, dengan memberikan pengertian pada warga masyarakat dimanapun kita berada,” sebutnya lagi.

Pesan yang ketiga, Ketum Vox Point Indonesia yang juga Dewan Pengawas Pengurus Pusat Pewarna Indonesia meminta ketegasan dalam membuat peraturan untuk menjaga ujaran kebencian, serta tidak menjadi komoditas masyarakat yang dapat di politisasi demi kepentingan kelompok dan golongan yang bersifat parsial.

“Perlu peranan seluruh aparat penegak hukum untuk bertindak aktif dan tegas secara imparsial serta tidak memihak,” ujar Handoyo Budhisejati.

“Keempat, menjaga kerukunan antar warga sebagai sesama anak bangsa adalah sesuatu yang wajib kita lakukan bersama dan pemerintah harus bijak menghadapi dinamika politik yang terjadi ditengah masayarakat,” ujar handoyo lagi.

Pada poin kelima, disampaikan soal hukum yang harus jadi panglima demi keadilan masayarakat pencari hukum.

“Hukum harus menjadi panglima sehingga masyarakat pencari keadilan merasakan Indonesia sebagai negara hukum bukan negara kekuasaan,” tutup Handoyo mengakhiri sambutannya.