JAKARTA, WARTANASRANI.COM – Mendapat kepercayaan dari World Evangelical Alliance (WEA) menjadi tuan rumah pelaksanaan Sidang Raya dari Pertemuan Gereja-Gereja dan Lembaga Injili sedunia atau General Assembly World Evangelical Alliance (GA WEA), Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII) meyakini bahwa hal ini menjadi momentum dan waktunya Tuhan bagi Indonesia.
“PGLII meyakini hal ini sebagai momentum dan waktuNya Tuhan bagi Indonesia. Bagi Indonesia ini adalah waktunya untuk membuktikan pada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang aman, damai dan semua agama dapat hidup berdampingan,” tegas Deddy A. Maddong, SH., MA, wakil ketua host committee Panitia GA WEA saat konferensi pers dengan awak media, Kamis (31/10/2019).
Lebih lanjut Ketua III PP PGLII ini menyatakan rasa syukur PGLII atas terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah GA WEA.
“Kita patut bersyukur kepada Tuhan, karena WEA GA yang berlangsung enam tahun sekali ini diadakan di Indonesia, PGLII sangat bersyukur mendapat kepercayaan tersebut. Karena sudah 48 tahun PGLII hadir di Indonesia, namun baru kali ini di percaya menjadi tuan rumah,” ungkapnya
“Sejarah dipilihnya Indonesia sebagai tuan rumah dimulai dari pergumulan pimpinan WEA dan pimpinan International Committee dalam menetapkan tuan rumah. Awalnya masuk permintaan dari Korea Selatan, India, dan negara-negara di Afrika untuk menjadi tuan rumah. Proses doa dan pergumulan itu akhirnya mengerucut pada Indonesia,” ungkapnya lagi.
Deddy Maddong juga menegaskan bahwa pelaksanaan GA WEA di Indonesia merupakan kesempatan untuk memperlihatkan kepada dunia luar bagaimana api injil yang terus menyala di Indonesia.
“Ketika belahan dunia lain terjadi kelesuan rohani, maka tidak demikian dengan asia termasuk Indonesia, ada api Injil yang terus menyala. Inilah waktunya Indonesia untuk menjadi berkat bagi dunia, dengan membagikan pengalaman dan kesaksian dalam pemberitaan Injil ditengah-tengah negara berpenduduk muslim terbesar di dunia dan dalam berbagai tantangan namun Injil dapat terus diberitakan,” urainya.
Sementara itu General Asemmbly World Evangelical Alliance (GA WEA) 2019 yang akan berlangsung selama tujuh hari, 7-13 November 2019, di SICC (Sentul International Convention Center) Sentul Bogor, Jawa Barat, mengambil tema “Your Kingdom Come” (Kerajaan-Mu Datang), dan akan dihadiri 131 negara anggota WEA, dengan jumlah peserta mencapai kurang lebih seribu orang. (*)







