MAKASSAR, WARTANASRANI.COM – Upaya memaksimalkan peran Tagana, beritabethel.com bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) Indonesia menggelar pelatihan dasar-dasar jurnalistik kepada anggota Tagana Rajawali GBI Sulawesi Selatan. Menurut staf editor beritabethel.com, Pdp. Soelispramboedie, S.Th., hal ini dilakukan guna memperlengkapi anggota Tagana dalam penulisan serta pengiriman berita dari lokasi bencana ke beritabethel.com.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini (Selasa 26/2 – Rabu, 27/2) digelar di GBI Marturia Ministry, Makassar. Hadir Gembala setempat, Pdt. Anton Yosep dan sekitar 29 peserta yang terdiri dari Tagana Rajawali dan beberapa orang jemaat.
Materi pertama dengan konten teori meliputi syarat bahasa jurnalistik, fungsi utama pers, rumus menulis berita, komposisi berita [teras berita, tubuh berita, kaki/penutup berita], kriteria judul, macam-ragam teras berita, teknik wawancara, teknik memotret.
Esok hari adalah hari kedua pelatihan [Rabu, 27/2]. Sesuai skedul, sesi pertama yaitu peserta akan menerima penjelasan soal UU No. 40/1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik, UU ITE dan Pedoman Penyiaran Siber.
Selanjutnya, sesi kedua akan diisi dengan penilaian hasil foto-foto peserta di lokasi bencana, praktek dan presentasi tulisan peserta di lokasi bencana dan diakhiri dengan praktek wawancara.
Nara sumber, Staf editor beritabethel.com juga memperkenalkan organisasi Pewarna Indonesia dan persyaratan pendaftaran untuk menjadi anggota dengan mempresentasikan form registrasi, termasuk menginfokan kepada peserta Contact Person Pewarna Indonesia khusus bagian yang menghandel pendaftaran.
Sementara itu, sesuai arahan Ketua Umum Pewarna Indonesia, Yusuf Mujiono, STh, hasil kepenulisan peserta dengan ketentuan memenuhi kriteria jurnalistik bisa juga dikirimkan kepada Pewarna Indonesia dan akan dipublikasikan di media-media online dan cetak yang tergabung dalam Pewarna Indonesia. (*)







