PEWARNA Indonesia Provinsi Jawa Barat Gelar Rakerda I: Fokus pada Konsolidasi Organisasi dan Penguatan Kemitraan Strategis

Uncategorized
Admin
5 hours  | 5 hours  WIB
Bagikan: WA Facebook
Bagikan:

BEKASI — Pengurus Daerah Perkumpulan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA) Provinsi Jawa Barat resmi menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I pada Sabtu, 7 November 2026, bertempat di Resto Pondok Lezat, Kota Harapan Indah. Mengusung tema “Peran Pers Nasrani yang Profesional, Berintegritas, dan Menjadi Mitra Strategis Pembangunan Jawa Barat”, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi masa bakti 2025–2030.

Acara pembukaan Rakerda ini dihadiri secara langsung oleh unsur Pengurus Pusat, di mana Sekretaris Jenderal (Sekekretaris Jenderal) PEWARNA, Ronald Onibala, hadir untuk memberikan arahan sekaligus membuka secara resmi jalannya sidang.

Arah dan Sambutan Pimpinan Pusat

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Sekjen Ronald Onibala menegaskan bahwa Rakerda merupakan kewajiban mutlak bagi pengurus daerah guna mengevaluasi kinerja serta menyusun program kerja satu tahun ke depan. Ia juga mengapresiasi semangat jajaran Pengurus Daerah PEWARNA Jabar yang meskipun tergolong baru dan sederhana dalam persiapan, tetap menunjukkan komitmen tinggi dalam menghidupkan roda organisasi.

“Walaupun sederhana, buat saja. Daripada tidak sama sekali. Kegiatan ini tetap dilaksanakan mengikuti arahan dari pengurus pusat, mengingat kehadiran unsur pusat sangat krusial agar forum ini sah disebut sebagai Rakerda,” ujar Sekjen Ronald Onibala dalam arahannya.

Beliau juga memaparkan bahwa agenda nasional PEWARNA tahun ini dirangkai secara istimewa bersamaan dengan rangkaian Apresiasi PEWARNA Indonesia serta Doa dan Gelar Budaya di berbagai provinsi.

Agenda Sidang dan Pembahasan Strategis

Rakerda yang dirancang padat selama dua jam ini dipimpin melalui mekanisme persidangan yang sah berdasarkan Tata Tertib Mukerda/Rakerda PEWARNA Jabar:

  1. Upacara Pembukaan & Pleno Pendahuluan: Pengesahan jadwal serta tata tertib sidang.
  2. Sidang Pleno I: Pemaparan ringkas evaluasi kerja berjalan oleh pengurus daerah serta pandangan umum peserta.
  3. Sidang Komisi (Kelompok Paralel):
    • Komisi A: Membahas Bidang Organisasi dan Rekomendasi (internal & eksternal).
    • Komisi B: Membahas Garis-Garis Besar Program Kerja (GBPK) Daerah serta Anggaran.
  4. Sidang Pleno II & Penutupan: Pengesahan hasil komisi, penandatanganan SK keputusan yang disaksikan oleh Sekjen, serta penutupan resmi.
Baca Juga  Viral Polisi Minta SIM Jakarta, Polda Metro Jaya Turun Tangan, Aturan SIM Nasional Dipertegas!

Fokus Program Kerja Tahun 2027

Berdasarkan hasil pembahasan program kerja, PEWARNA Jabar menetapkan fokus strategis tahun pertama yang terbagi ke dalam empat pilar utama:

  • Tertib Administrasi & Pelaporan Ormas (Paling Kritis): Penyampaian laporan berkala keberadaan organisasi kepada Bakesbangpol Jawa Barat sebagai landasan kemitraan formal.
  • Workshop Peningkatan Kapasitas & Kode Etik: Pelatihan penulisan, pengelolaan media digital, dan penguatan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) bagi jurnalis muda/baru.
  • Kemitraan Strategis Eksternal: Audiensi resmi dengan Pemprov Jabar dan Bakesbangpol sebagai mitra kritis-konstruktif kebijakan publik.
  • Sinergi Kerukunan Umat: Membangun silaturahmi media dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Barat guna merajut kerukunan sosial-keagamaan.

Dengan terselenggaranya Rakerda ini, kepengurusan di bawah kepemimpinan Ketua PD PEWARNA Jabar Audi R. Waworuntu, S.Th., M.Pd, diharapkan mampu membawa gerak laju organisasi yang lebih progresif, profesional, serta memberikan kontribusi nyata bagi bangsa, gereja, dan masyarakat luas di Jawa Barat.