Ribuan Tokoh Kristen Hadiri Nusantara Konferensi Doa 2026 di Balikpapan, Wamen Dikdasmen Sampaikan Komitmen Pendidikan Berkarakter

Nasrani
Admin
57 detik  | 57 detik  WIB
Bagikan: WA Facebook
blank
Bagikan:

Wartanasrani.com, BALIKPAPAN – Bukit Doa Nusantara Balikpapan, Kalimantan Timur, menjadi saksi berkumpulnya ribuan pemimpin dan tokoh Kristen dari seluruh penjuru Indonesia hingga mancanegara. Mereka hadir dalam acara “Nusantara Konferensi Doa – Seminar Hari Doa Nasional (HDN) 2026” yang digelar pada Jumat, 3 Juli 2026.

Mengangkat tema “Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala dari IKN Kaltim Ke Bangsa-Bangsa,” seminar nasional ini menghadirkan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen) RI, Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.Sc., sebagai keynote speaker.

Sinergi Pendidikan Menuju Indonesia Emas

Dalam sesi yang dipandu oleh Pdt. Yordan Panggabean selaku moderator, Wamen Dikdasmen Dr. Fajar Riza Ul Haq memaparkan capaian dan fokus pemerintah dalam membenahi kualitas pendidikan dasar dan menengah.

“Selama dua tahun terakhir ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah memperjuangkan puluhan ribu pendidik honorer untuk beralih status menjadi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) menuju PNS. Hal ini dilakukan agar kualitas pendidikan dasar dan menengah di semua sekolah dapat segera terpenuhi,” ujar Dr. Fajar.

Ia menekankan pentingnya melahirkan generasi muda Indonesia yang berkualitas, berkarakter mulia, dan mampu menguasai teknologi. Secara khusus, Wamen yang juga dikenal sebagai penulis buku fenomenal “KRISTEN MUHAMMADIYAH” ini mengajak para pendidik Kristen dan Katolik untuk terus bersinergi dalam pembangunan pendidikan demi tercapainya Indonesia Emas.

Sesi ini juga menghadirkan penanggap dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Romo Aloysius Budi Purnomo, dan Persekutuan Baptis Indonesia (PBI), Pdt. Rendy Chua. Diskusi panel tersebut berhasil merumuskan konsep pendidikan di Indonesia yang berkeadilan sosial serta mampu mencetak siswa berkarakter mulia, yang kemudian ditutup dengan doa bersama bagi masa depan pendidikan Indonesia.

Baca Juga  Sambut Sumpah Pemuda, Pewarna Id Gelar Talk Show, Warna Muda Indonesia

Bahas Isu Strategis dari IKN untuk Bangsa-Bangsa

Ketua Forum Umat Kristen Indonesia (FUKRI), Pdt. Robby Repi, menjelaskan bahwa Seminar Nasional ini berlangsung selama dua hari (3–4 Juli 2026) sebagai kelanjutan dari pembukaan HDN 2026 yang digelar megah di BSCC Dome Balikpapan pada 2 Juli 2026.

“Seminar ini dirangkaikan langsung dengan doa bersama agar menghasilkan dampak nyata bagi Negara Indonesia, Ibu Kota Nusantara (IKN), gereja, serta umat Tuhan secara konkrit,” kata Pdt. Robby.

Selain sektor pendidikan, konferensi ini secara komprehensif membedah sejumlah isu strategis, meliputi:

  • Kesehatan & Lingkungan Hidup
  • Hukum & Konteks Ibu Kota Nusantara (IKN)
  • Keesaan Gereja & Amanat Agung
  • Keluarga Kristen, Penginjilan, dan Teknologi

Setiap akhir sesi pembahasan, seluruh peserta melakukan doa bersama per topik yang dipimpin oleh para pimpinan 8 Aras Gereja (FUKRI)—terdiri dari PGI, KWI, PGLII, PGPI, PBI, GMAHK, Bala Keselamatan, dan Gereja Ortodoks Indonesia (GOI). Konferensi ditutup dengan komitmen bersama sesuai landasan teologis Kisah Para Rasul 1:8, memantapkan tekad agar “Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala dari IKN Kaltim Ke Bangsa-Bangsa.”

Dihadiri Tokoh Lintas Sektoral dan Internasional

Acara ini diikuti oleh ribuan peserta yang terdiri dari pendeta, gembala, penginjil, pendoa, hingga guru yang datang dari berbagai daerah seperti Kaltim, Kaltara, Kalteng, Kalbar, Papua, Sumatera, Sulawesi, Jawa, NTT, dan Ambon. Antusiasme internasional juga terlihat lewat kehadiran delegasi dari Korea Selatan, Malaysia, Brunei Darussalam, New Zealand, hingga Amerika Serikat.

Sederet narasumber kompeten turut mengawal jalannya seminar ini, di antaranya:

  • Pimpinan Aras Gereja & Tokoh Agama: Pdt. Dr. Gomar Gultom (MP PGI), Pdt. Dr. Ronny Mandang (Ketua Maper PGLII), Pdt. Lipius Biniluk, Pdt. Tommy Lengkong, M.Th (Ketum PGLII), Pdt. Darwin Darmawan (Sekum PGI), Pdt. Prof. Dr. Daniel Ronda (Sekum PGLII), Pdt. LetKol Benyamin Goni (Bala Keselamatan), Pdt. Ronny Wenas (Sekum GMAHK), dan Bpk. Christian Sidenden (Utusan Gereja Ortodoks Indonesia).
  • Praktisi, Akademisi, & Pemerhati: Bpk. Troy Pantouw, M.Sc (Staf Khusus Kepala OIKN), Bpk. Anton Dedi Hermanto, SH, MH (Pakar Hukum), Bpk. Dr. Stefanus Hook, SH, MH (Ketua LBH Bethany), Dr. dr. Cissie Nugraha, M.Sc, MARS, serta Pdt. Aristakus Tarigan selaku Fasilitator Umum JDN.
  • Pembicara Internasional: Ps. Dr. Marcel Kanon (New Zealand) dan Ps. Choi Tay Hyuep (WEC Korea).
Baca Juga  2000 Peserta Ditargetkan Hadiri Kongres Nasional XII Departemen Wanita GBI Di Kota Solo

Sebagai tuan rumah dan pendiri Bukit Doa Nusantara, Pdt. Dr. Samuel Kusuma, M.Th, menyampaikan rasa syukur atas sukses dan lancarnya gelaran berskala nasional dan internasional ini. Bersama IKN yang terus dibangun, gerakan doa dari Kalimantan Timur ini diharapkan membawa dampak transformasi positif yang besar bagi dunia. (red)