WARTANASRANI.COM, JAKARTA – Pengurus Badan Musyawarah Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Indonesia (BMPTKKI) menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam merawat kerukunan dan persatuan bangsa melalui dunia pendidikan tinggi keagamaan. Komitmen tersebut disampaikan dalam kunjungan silaturahmi ke Masjid Istiqlal Jakarta, Senin (9/3/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum dialog kebangsaan antara pimpinan perguruan tinggi keagamaan Kristen dengan tokoh-tokoh keagamaan nasional. Rombongan BMPTKKI dipimpin Ketua Umum Prof. Dr. Stevri Lumintang bersama sejumlah pengurus pusat yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera hingga Papua.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Agama Republik Indonesia sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, mengajak seluruh perguruan tinggi keagamaan untuk terus merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kampus memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran toleransi di tengah masyarakat.
Menurut Nasaruddin Umar, moderasi beragama tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab dunia pendidikan, khususnya lembaga-lembaga pendidikan tinggi keagamaan. Kampus diharapkan mampu mendidik generasi muda agar memiliki wawasan kebangsaan yang kuat sekaligus menghargai perbedaan keyakinan.
Ketua Umum BMPTKKI dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya saat ini menaungi sekitar 217 perguruan tinggi keagamaan Kristen yang tersebar dari Aceh hingga Merauke. Jaringan yang luas tersebut menjadi potensi besar dalam memperkuat pendidikan yang menanamkan nilai kebangsaan dan toleransi.
Ia juga menyampaikan bahwa tujuan kunjungan ke Masjid Istiqlal adalah untuk membangun saling pengertian antarumat beragama serta mempererat hubungan antar pemimpin lembaga keagamaan di Indonesia. Pertemuan semacam ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dalam membangun kehidupan yang rukun dan damai.
Selain berdialog, rombongan BMPTKKI juga berkeliling kompleks Masjid Istiqlal untuk melihat berbagai fasilitas serta simbol-simbol kerukunan antaragama yang ada di kawasan tersebut. Kunjungan tersebut memberikan gambaran nyata tentang bagaimana nilai toleransi diwujudkan dalam kehidupan berbangsa.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh persaudaraan itu diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga harmoni antarumat beragama di Indonesia. BMPTKKI berharap kerja sama lintas agama seperti ini dapat terus diperkuat demi masa depan bangsa yang damai dan bersatu.







