BMPTKKI Gelar RUAT 2026, Dirjen Bimas Kristen Tekankan Semangat Menanggung Beban Bersama


Bagikan:

WARTANASRANI.COM, JAKARTA – Badan Musyawarah Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Indonesia (BMPTKKI) menggelar Rapat Umum Anggota Tahunan (RUAT) 2026 pada Kamis, 5 Maret 2026 di Amaris Hotel Pasar Baru, Jakarta. Kegiatan ini menjadi forum tertinggi organisasi yang mempertemukan pimpinan dan perwakilan perguruan tinggi teologi dari berbagai daerah di Indonesia untuk membahas arah pelayanan dan penguatan organisasi ke depan.

Pelaksanaan RUAT BMPTKKI 2026 didasarkan pada Anggaran Dasar BMPTKKI Pasal 18 Ayat 1 dan Anggaran Rumah Tangga Bab VI Pasal 27, yang menyatakan bahwa rapat umum anggota tahunan merupakan agenda resmi organisasi dan wajib diikuti oleh seluruh anggota BMPTKKI.RUAT tahun ini mengangkat tema; “Bertolong-tolonglah Menanggung Bebanmu” yang diambil dari Galatia 6:2, dengan subtema “BMPTKKI Menjadi Saluran Berkat dan Rumah bagi Semua, serta Menjangkau yang Belum Terjangkau.” Tema tersebut menegaskan pentingnya semangat kebersamaan dan solidaritas antar perguruan tinggi teologi dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan dan pelayanan Kristen di Indonesia.

Pelaksanaan RUAT 2026 secara resmi dibuka oleh Direktur Pendidikan Kristen, Dr. Suwarsono, M.M. Dalam sambutannya ia menegaskan bahwa RUAT memiliki arti strategis dalam kehidupan organisasi karena menjadi forum pertanggungjawaban pengurus kepada anggota sekaligus ruang evaluasi terhadap program yang telah dilaksanakan.

Menurutnya, organisasi yang sehat adalah organisasi yang terbuka terhadap evaluasi dan berani melakukan pembenahan. Karena itu, RUAT menjadi momentum penting untuk memperkuat arah pelayanan BMPTKKI agar semakin relevan dan berdampak bagi perkembangan perguruan tinggi keagamaan Kristen di Indonesia.

Ia juga menyoroti makna tema yang diangkat tahun ini. Menurutnya, pesan “bertolong-tolong menanggung beban” mengingatkan bahwa setiap anggota memiliki tanggung jawab, namun tidak seorang pun dipanggil untuk berjalan sendiri dalam menjalankan pelayanan pendidikan teologi.

Baca Juga  Dirjen Bimas Kristen RI: Rayakan Natal dengan hati penuh syukur dan penyerahan diri kepada Yesus Kristus

“Semangat menanggung beban bersama dapat diwujudkan melalui komunikasi yang terbuka dan saling menghargai, kerja sama yang terkoordinasi dan terencana, serta kesediaan untuk saling membantu tanpa harus menunggu diminta,” ujar Suwarsono di hadapan peserta RUAT.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks, mulai dari perubahan sosial yang cepat, perkembangan teknologi informasi, hingga dinamika regulasi pendidikan tinggi. Karena itu, BMPTKKI dituntut menjadi organisasi yang adaptif, responsif, dan mampu membangun kemitraan yang kuat dalam pengembangan tridharma perguruan tinggi, termasuk akreditasi dan penelitian.

Sementara itu, dalam agenda utama RUAT BMPTKKI 2026 dijadwalkan sejumlah sidang pleno yang akan membahas berbagai keputusan strategis organisasi. Di antaranya pengesahan tata tertib rapat, pengesahan anggota baru, pemilihan pimpinan sidang, laporan pertanggungjawaban Dewan Pengurus dan Dewan Pengawas, hingga pembahasan dan pengesahan program kerja serta rencana anggaran organisasi.

Selain itu, forum pleno juga akan menerima dan membahas berbagai rekomendasi hasil komisi yang diharapkan menjadi arah kebijakan dan langkah strategis BMPTKKI dalam memperkuat kualitas pendidikan teologi serta memperluas kontribusi perguruan tinggi keagamaan Kristen bagi gereja, masyarakat, dan bangsa Indonesia. (RSO)