Murfati Lidianto Lie, SE: Demi Keutuhan NKRI, Pancasila Harus Dihayati dan Diamalkan

Murfati Lidianto Lie, SE., saat memaparkan tentang pentingnya Pancasila sebagai salah satu pilar kebangsaan demi keutuhan NKRI. (11/11/2017)

BEKASI, WARTANASRANI.COM – Tampil sebagai pembicara kedua, Anggota Dewan Kota Bekasi, Murfati Lidianto Lie, SE., dengan lugas memaparkan tentang pentingnya wawasan kebangsaan demi terjaganya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Murfati Lidianto Lie, SE (paling kanan) bersama Muchtar Muhamad (narsum pertama/tengah) dan Moderator, Hojot Marluga (Ketua Pewarna Jabar)

"Sebagai bangsa yang plural yang memiliki keragaman dan kemajemukan suku, budaya dan agama merupakan salah satu alasan mengapa penguatan wawasan kebangsaan menjadi penting bagi Bangsa Indonesia demi keutuhan NKRI," tegas Murfati  saat memulai pemaparannya dalam Diskusi Kebangsaan memperingati Hari Pahlawan 10 November, yang diselenggarakan Pewarna Jabar dengan Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) Kota Bekasi, hari ini, sabtu (11/10/2017).

Bertempat di Aula Sekolah Tinggi Teologi Bethesda Bekasi, Murfati lebih fokus mengungkapkan, pentingnya pondasi kebangsaan yang didasarkan atas kemajemukan yang dulu telah dibangun oleh para pendiri bangsa, khususnya nilai-nilai luhur Pancisila sebagai jati diri bangsa Indonesia yang cenderung bergerak  semakin menjauh, khususnya dikalangan anak muda.

"Tanpa kita sadari, kehidupan generasi penerus bangsa, telah menafikan semangat kegotong-royongan sebagai jiwa dan karakter bangsa Indonesia sesungguhnya. Pancasila sebagai Ideologi dianggap biasa-biasa saja dan tidak memiliki pengaruhnya sama sekali, khususnya dikalangan generasi muda saman sekarang," kata wanita kelahiran Belitung ini.

"Sebagai salah satu pilar kebangsaan, saat ini nilai-nilai Pancasila semakin melemah, sehingga nilai-nilai dan jatidiri bangsa yang berujung pada pengingkaran terhadap komitmen para pendahulu bangsa untuk bersatu sebagai entitas bangsa yang merdeka dan berdaulat dengan berbagai perbedaan dan kemajemukannya mulai pudar," tukas penerima penghargaan Sahabat Pewarna Kota Bekasi oleh Pewarna Pusat dalam Rakernas Pewarna 25 Agustus 2017 ini.

Ditambahkan Murfati, salah satu persoalan yang perlu diwaspadai oleh generasi muda saat ini adalah gempuran Media Sosial yang tak dipungkiri menjadi salah satu penyebab semakin lunturnya nilai-nilai dasar Pancasila di masa kini.

Baca Juga :

1. Ketum KKK Angelica Tengker ajak Generasi Millenials jadi agen perubahan positif demi keutuhan NKRI

2. Ketum GPdI Pdt. Johnny Weol: Melekat dan Taat Pada Tuhan Menjadi Kunci Keberhasilan

3. Penguatan Karakter Jadi Focus Program Kerja KD Remaja GPdI Sulut

“Medsos yang kebablasan menjadi persoalan yang perlu diwaspadai bersama. Medsos membawa generasi muda saat ini kehilangan jati diri karena lebih individualis dan merusak pola pikir generasi muda karena banyaknya tampilan yang merusak moralitas mereka,” ungkap wanita yang duduk di Komisi 3 tentang Perpajakan dan Ekonomi.

Oleh karena itu, Murfati yang pernah duduk di Komisi 4 yang membidangi keagamaan, pendidikan dan kesehatan ini, mengajak generasi muda saat ini untuk mengembangkan prinsip kehati-hatian dalam ber-Medsos ria.

“Hati-hati menggunakan medsos! Jangan share berita yang gak benar atau hoax. Prinsip kehati-hatian dan bijaksana dalam melihat kebenaran berita yang ada, khususnya berhubungan dengan pemerintah yang berisiko perlu ditingkatkan. Kalau ada berita yang menjatuhkan bangsa atau pemimpin kita, jangan disharekan kembali,” ungkap Murfati bersemangat.

Murfati tak menampik jiwa nasionalisme bangsa Indonesia terus mengalami penurunan dengan semakin menguatnya tindakan anarkis dan sikap intoleran. Oleh karena itu dirinya berharap Pancasila dan UUD 1945 dikembalikan dan sebenar-benarnya dapat diamalkan.  

“Pancasila jangan hanya dihafal saja, tetapi harus dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tukas Murfati singkat.

Peringati Hari Pahlawan, Pewarna Jabar dan KKK Kota Bekasi Gelar Diskusi Kebangsaan

Sementara itu, Diskusi Kebangsaan yang merupakan kegiatan kolaborasi Pewarna Jabar dan KKK Kota Bekasi ini menghadirkan juga Politisi yang tak asing lagi di Kota Bekasi, Bapak Muchtar Mohamad yang mengupas soal Trisakti Bung Karno, serta Angelica Tengker, Ketua Umum Keluarga Kawanua (KKK) yang dengan apik menyampaikan peran orang-orang Minahasa dalam perjuangan demi Kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Tidak hanya sampai disitu, Ketum KKK ini juga menyampaikan soal permasalahan generasi muda saat ini yang disebutnya sebagai generasi millenials.

Angelica Tengker (Ketum KKK) saat mengulas peran orang-orang Minahasa dalam perjuangan kemerdekaan dan permasalahan generasi millenial

Selain Ketua KKK Kota Bekasi, Meidy F. Kaat sebagai penanggung jawab acara, tampak hadir mendampingi Ketum KKK, Ibu Angelica Tengker, Bapak  Revly Mandagi, Bendahara Umum KKK dan Joutje Lampah, SE., Ketua Bidang Kebudayaan KKK.

Hadir juga dan memberikan suport dalam acara kolaborasi perdana Pewarna Jabar dan KKK Kota Bekasi ini, para pewarta Pewarna yang meliput, khususnya Ketum DPP Pewarna, Yusuf Mujiono, yang dalam sambutannya memberi apresiasi atas kerja Pewarna Jabar khususnya Panitia pelaksana (Ronald S. Onibala/Ketua, Audi Waworuntu/Sekretaris) yang sudah bekerja maksimal.

Pada bagian akhir diskusi, setelah uncapan terima kasih dari Ketua Panitia, ditutup dengan sambutan singkat dan doa oleh Ketua KKK Kota Bekasi, Meidy F. Kaat.

Tampak antusias mengikuti Diskusi Kebangsaan; (dari kiri ke kanan) Pdt. Dr. Orpa Luas, M.Th (Ketua STT Bethesda Bekasi), Revly Mandagi (Bendum KKK), Joutje Lampah (Ketua Bid. Kebudayaan KKK) dan Meidy F. Kaat (Ketua KKK Kota Bekasi)

Dalam sambutan singkatnya, Meidy mengungkapkan rasa syukur dan berterima kasih kepada para narasumber yang sudah memberi pencerahan soal prinsip kebangsaan demi keutuhan NKRI serta ungkapan terima kasih secara khusus kepada Ketua Yayasan Bethesda Bekasi, Bpk. Cpt. Dr. Krets Mamondole, M.Mar., M.Th., yang sudah merelakan Aula STT Bethesda Bekasi sebagai tempat Diskusi Kebangsaan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ketua STT Bethesda Bekasi, Pdt. Dr. Orpa Luas, M.Th;, yang dengan sukacita melibatkan mahasiswa/i STT Bethesda demi suksesnya acara KKK Kota Bekasi dan Pewarna Jabar.

Sambutan dan Ucapan Terima Kasih dari Ketua KKK Kota Bekasi, Meidy F. Kaat

“Terima kasih khususnya kepada ketua Yayasan dan piminan STT Bethesda Kota Bekasi yang telah merelakan tempat serta melibatkan mahasiswanya dalam acara ini. Doa kami Tuhan Yesus selalu memberkati STT Bethesda Bekasi untuk kemuliaan Tuhan,” ucap Meidy sebelum mengakhirinya dengan doa penutup. (RSO)