Seminar Sehari : Keluarga, Tantangan dan Akhir Zaman

Suasana Seminar Sehari "Keluarga, Tantangan dan Akhir Zaman"

Bekasi, WARTANASRANI.COM - Dilatar belakangi dengan keterbebanan dalam pelayanan dan melihat kebutuhan rohani orang percaya saat ini, maka Pdt. Joyke DH Killing, S.Th dan Bpk Drs. Bachtiar Manurung, SE, MM, M.Th menggagas acara seminar sehari, yang digelar pada Selasa (20/11/2018) di Jati Asih Jawa Barat.

Pada pukul 09.00 Wib, para peserta mulai berdatangan dan melakukan registrasi. Peserta terlihat sangat antusias untuk mengikuti seminar ini. Peserta berasal dari berbagai macam denominasi gereja.

Sesi pertama disampaikan oleh Pdt, Joyke DH Killing, S.Th. Dalam pendahuluannya ia menjelaskan definisi Keluarga yaitu terdiri dari Bapak, Ibu dan Anak-anak. Penjelasan selanjutnya mengenai asalmula keluarga, yang langsung dibentuk oleh Tuhan yaitu keluarga Adam dan Hawa.

Tuhan memiliki peran penting dalam pembentukan keluarga. Keluarga pertama dirusak oleh Dosa sehingga akibatnya manusia harus bekerja keras dalam pemenuhan kebutuhan keluarganya.  Dan ibu-ibu menderita sakit bersalin.

Menurutnya keluarga zaman sekarang diperhadapkan dengan berbagai macam masalah yang sangat kompleks. Contohnya untuk mendidik anak-anak sangat berbeda dengan zaman dahulu. Zaman sekarang anak-anak dimanjakan dengan gadget, oleh sebab itu orang tua memegang peranan penting dalam mendidik anak-anaknya untuk mengenal Tuhan.

Mengajar mereka agar, dalam situasi dan kondisi apapun mereka tidak mempertaruhkan iman percayanya kepada hal-hal yang bersifat duniawi. Teruslah mendoakan anak-anak agar supaya mereka diberikan berkat-berkat yang terbaik dari Tuhan, pungkasnya.

Pembicara kedua Bpk Bachtiar Manurung, SE.,MM.,M.Th, aktif dalam pelayanan dan usaha, mengupas tantangan orang percaya di akhir zaman dari sisi sekularitas.

Pria kelahiran Medan ini memaparkan materi yang dilandasi firman Tuhan dalam 2 Timotius 3:1-5 bahwa zaman akhir ini banyak sekali tanda-tanda yang sudah difirmankan oleh Tuhan. Dengan menyimpangnya prilaku-prilaku manusia, orang percaya dihimbau untuk waspada dan siap sedia. Karena kedatangan Tuhan Yesus Kristus tidak ada seorangpun yang tahu.

Melalui acara ini Bapak satu orang anak ini membagikan tips-tips yang dipakainya untuk menjalani hidup bersama dengan Tuhan, ditengah-tengah jabatan yang Tuhan percayakan, yaitu Pertama Andalkan lah Tuhan dalam segala hal, jangan pernah mengandalkan akan

kekuatan manusia. Yang kedua ia memaparkan untuk memiliki kejujuran dalam didalam setiap situasi dan kondisi baik dirumah, sekolah maupun lingkungan pekerjaan. Yang ketiga Jangan menjadi orang yang sombong, rendahkanlah dirimu maka engkau akan ditinggikan oleh Tuhan.

Seminar berjalan dengan baik sampai sore hari, namun demikian tidak menyurutkan semangat para peserta. Seminar kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab. Dengan banyaknya pertanyaan, ini sangat menarik dan artinya acara ini bisa dikatakan sukses sekalipun tidak semua materi dapat diselesaikan. Kemungkinan seminar yang sama akan kembali digelar, melihat antusiasme yang tinggi dari para peserta. (red)