Wartanasrani.com – CIPANAS – Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA) kembali menggelar Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS). Kegiatan strategis ini berlangsung di Villa Bukit Cipendawa, Cipanas, Jawa Barat, dan dihadiri oleh jajaran Pengurus Pusat serta perwakilan Pengurus Daerah (PD), antara lain dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan berbagai daerah lainnya.
Agenda diawali dengan ibadah pembukaan yang berlangsung khidmat penuh sukacita. Dalam pesan firman Tuhan, Pdt. Lukman Panji dari Penasehat PP Jawa Barat mengajak seluruh insan pers Pewarna untuk senantiasa memiliki karakter Kristus dan membiarkan diri dipimpin oleh Roh Kudus.
Menjadi Inovator dan Memahami Hati Tuhan
Dalam khotbahnya, Lukman Panji menekankan pentingnya pengurus dan anggota Pewarna untuk masuk dan memahami hati Tuhan. Hal ini dianggap krusial agar pelayanan yang dilakukan Pewarna tidak berfokus pada keuntungan pribadi, melainkan pada semangat pengorbanan.
“Para pengurus dan anggota Pewarna harus menjadi inovator dan menerapkan karakter-karakter Tuhan Yesus dalam karya jurnalistik maupun dalam berorganisasi,” tegas Lukman Panji.
Fokus Rakernas di Bali dan Regenerasi Kepemimpinan
Ketua Umum Pewarna Indonesia, Yusuf Mujiono, dalam sambutannya menyampaikan rencana strategis organisasi ke depan. Salah satu agenda besarnya adalah pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) yang akan diselenggarakan di Bali.
“Kita akan adakan Rakernas di Bali dan akan kita tampilkan gelaran budaya dari tujuh provinsi, antara lain dari Bali, Jawa Tengah, DIY, Jawa Barat dan lainnya,” ujar Yusuf.
Yusuf berharap Pewarna Indonesia tetap konsisten menjadi berkat bagi gereja dan masyarakat dalam situasi apa pun. Ia mencontohkan ketangguhan organisasi saat masa pandemi.
“Pada saat Covid-19, di mana banyak organisasi stagnan, kita tetap bergerak. Sehingga kemudian ada gerakan penelusuran para penginjil yang kita sebut para ‘Rasul Jawa’ dan kegiatan-kegiatan lainnya,” imbuhnya.
Menutup arahannya, Yusuf juga menyinggung perihal regenerasi kepemimpinan. Mengingat kepengurusan Pengurus Pusat (PP) saat ini akan berakhir pada tahun 2027, ia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa saja yang merasa terpanggil melayani di Pewarna Indonesia untuk mempersiapkan diri menjadi pengurus pusat berikutnya.







