KOTA HARAPAN INDAH BEKASI, WARTANASRANI.COM – Membangun dan memelihara keamanan merupakan tugas bersama seluruh masyarakat, bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan. Untuk itu sinergitas antara masyarakat dan aparat keamanan dalam hal ini pihak kepolisian tentunya sangat diperlukan.
Guna memelihara serta meningkatkan sinergitas yang selama ini dibangun antara pihak Kepolisian dan semua elemen masyarakat, hari ini (15/9/2017), bertempat di Aula Polsek Medan Satria, Jl. Harapan Indah No. 8, Kota harapan indah, Bekasi, berlangsung tatap muka dan silaturahmi antara Kapolsek dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, forum rw dan rt, organisasi masyarakat, Pokdar, FKPM, Karang Taruna yang ada di Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.
Menurut Kompol I Made Suwetra, kebutuhan akan kamtibmas yang kondusif bukan semata hanya keinginan aparat penegak hukum, dalam hal ini Polri, namun hal itu juga merupakan keinginan seluruh masyarakat, karena itulah, dibutuhkan kerja sama serta peran aktif masyarakat. “Mari kita kelola wilayah Medan Satria dengan baik demi terciptanya suasana yang kondusif,” pungkas I Made Suwetra, yang baru bertugas 1 bulan 12 hari sebagai Kapolsek Medan Satria ini.
Lebih lanjut dijelaskannya bahwa, Polri tidak akan dapat menciptakan situasi yang aman dan tertib dalam suatu lingkungan masyarakat tanpa adanya kemauan dan kesadaran masyarakat itu sendiri. Keseriusan semua elemen masyarakat dalam menangani berbagai persoalan Kamtibmas di lingkungan kerja Polsek Medan Satria kembali diingatkan I Made Suwetra. “Medan Satria ini perlu ditangani dengan serius,” ajak I Made Suwetra meyakinkan. “Saya tidak bisa berbuat apa-apa tanpa dukungan Bapak/ibu sekalian yang ada disini,” tambahnya pula
Menyikapi tingkat kejahatan curanmor yang semakin tinggi, I Made Suwetra mengingatkan agar masyarakat lebih hati-hati dan waspada. Menurutnya, sekalipun setiap kejahatan tidak ada yang tanpa meninggalkan jejak, namun kewaspadaan masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk meminimalisir kesempatan bagi pelaku curanmor. “Jangan sampai kita membuka kesempatan selebar-lebarnya pada pelaku curanmor, gunakanlah kunci ganda, dan tetap waspada pada lingkungan,” ujar I Made Suwetra mengingatkan.
Selain tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan ormas, tampak hadir dalam acara yang berlangsung penuh keakraban ini, tiga Anggota Dewan Kota Bekasi yang berasal dari Dapil Medan Satria dan Bekasi Barat, yaitu; Bpk. Sudirman (Fraksi PDIP), Bpk. Maryadi (Fraksi Golkar) dan Ibu Murfati Lidianto (Fraksi Gerindra). Terlihat hadir beberapa Pendeta Perwakilan BKSAG Kota Harapan Indah dan Sekitarnya, diantaranya: Pdt. Devy J. Sugiyono (Ketua), Pdt. Yohanes J. Sihombing, Pdt. Paul F. Gulo, Pdt. Wellem Doko, Pdt. Sadrakh Ranti, Pdt. Gunadi, dll.
Pertanyaan seputar penanggulangan kamtibmas menjadi topik utama dalam sesi tanya jawab, namun apresiasi juga diberikan kepada Kapolsek atas terlaksananya acara silaturahmi yang melibatkan semua unsur masyarakat yang ada di Kecamatan Medan Satria, sembari berharap acara silaturahmi semacam ini tetap rutin dilaksanakan. “Kami berharap silaturahmi antara Polri dengan masyarakat semakin ditingkatkan guna terciptanya komunikasi yang baik,” ujar salah seorang peserta.
Sementara itu, berdasarkan undangan yang diterima, acara yang bertajuk Silahturahmi Kamtibmas Kapolsek Medan Satria dengan potensi Masyarakat Menjelang Pemilukada 2018, dilaksanakan sesuai rujukan Undang-undang Kepolisian No. 2 Tahun 2002 tentang Ketentuan Pokok Kepolisian Negara Republik Indonesia, Peraturan Kapolri nomor 3 tahun 2015 tentang Pemolisian Masyarakat, dan Rencana Kegiatan Polsek Medan Satria 2017. (RSO)







