STT Bethesda Bekasi Gelar Seminar Tentang Misi Dan Pertumbuhan Gereja


Bagikan:

BEKASI, WARTANASRANI.COM – Menghadirkan Ps. Emmanuel John Samuel dan Ps. Kala Samuel misionaris dari India sebagai narasumber, Sekolah Tinggi Teologi Bethesda Bekasi (STT Bethesda) hari ini, Kamis 28 November 2019, menggelar seminar tentang misi dan pertumbuhan gereja. Seminar yang dihadiri mahasiswa, dosen dan fungsionaris ini mengambil tema, “Christianity Growth In India”.

Suasana ibadah sebelum seminar

Tuhan sudah memilh kita semua sebelum dunia dijadikan, menjadi kalimat pembuka Ps. Kala Samuel dalam seminar yang berlangsung di Auditorium Kampus, Lt. 3 STT Bethesda, Sentra Niaga V Blok 8 No. 3 Kota Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat.

“Segala sesuatu yang akan dikerjakan perlu persiapan dan Tuhan sedang mempersiapkan kalian semua. Tuhan Yesus sedang mempersiapkan kita semua, namun perlu hati yang terbuka,” ujar Ps. Kala meyakinkan.

“Kita harus merendahkan hati kita di hadapan Tuhan sebagai pelayan Tuhan. Melayani tanpa mengejar nama besar. Yang Tuhan cari adalah kesediaan hati kita untuk melayaninya,” ujar Ps. Kala lagi

Ps. Kala juga menegaskan bahwa Tuhan mampu mengubah siapapun untuk melakukan misi Allah.

“Orang-orang sederhana bisa dipakai Tuhan. Murid-murid Tuhan Yesua adalah orang biasa tapi saat dipakai Tuhan, mereka dipakai Tuhan secara luar biasa. Setiap kita yang ada disini adalah berharga di hadapan Tuhan dan Tuhan sedang mempersiapkan kita untuk melakukan visi besar dari Tuhan. Dan dalam melaksanakan visi besar yaitu amanat agung ini, Tuhan berjanji selalu menyertai kita,” tegasnya.

Bertolak Keluaran pasal 3, Ps. Kala menguraikan tentang tokoh Musa yang dapat diteladani dalam pelayanan misi saat ini. Kala pun menguraikan 5 hal penting bagaimana yang Tuhan ubahkan pada Musa saat mengalami perjumpaan secara pribadi dengan Tuhan.

Baca Juga  Panitia Natal Nasional 2025 Gelar Seminar Bertema Keluarga di Sembilan Kota di Indonesia

“Saat kita mengalami perjumpaan dengan Allah maka kita akan mengalami perubahan hidup. Ada 5 hal yang dibukakan Tuhan kepada Musa. Pertama Tuhan membukakan hatinya untuk mengasihi umat-Nya,” jelasnya.

“Kalau kita mengalami perjumpaan dengan Tuhan maka Tuhan akan membukakan kerinduan hatinya didalam hati kita, sehingga kita akan terpanggil untuk peduli mencari dan menyelmatkan jiwa-jiwa yang terhilang untuk menerima keselamatan. Untuk itulah Tuhan Yesus mati diatas kayu salib,” jelasnya lagi.

Selanjutnya pada poin kedua dan ketiga, Ps. Kala menyatakan bahwa Tuhan akan membukakan hati misi dan janji-Nya di dalam hati kita seperti yang dialami Musa.

“Musa tahu apa misi di dalam hatinya karena Tuhan bukakan. Tuhan punya misi buat kita pribadi lepas pribadi. Kalau kita mengalami perjumpaan dengan Tuhan, maka Tuhan akan bukakan apa misi-Nya bagi kita,” ungkapnya.

“Ketiga, Tuhan membukakan janji-Nya kepada Musa. Ketika kita mengalami perjumpaan secara pribadi dengan Tuhan maka Tuhan akan membukakan janjiNya bagi kita. Tuhan akan berkata, janganlah takut, aku besertamu. Kita mendapatkan janji penyertaan Tuhan. Kita tidak perlu takut lagi, karena pribadi dalam hati kita lebih besar. Kehadiran Allah ada bersama kita. Roh Kudus yang akan menguatkanmu,” ungkapnya lagi.

Bagian keempat dan kelima, Ps. Kala menguraikan bagaimana Tuhan membukakan identitas Allah dan rencana-Nya kepada Musa.

“Identitas Allah perlu dimiliki oleh kita untuk melaksankan misi Allah. Identitas kita adalah segambar dan serupa dengan Allah. Ketika kita keluar untuk diutus, kita tak perlu takut karena kita adalah segambar dan serupa sengan Allah,” tandasnya.

“Kelima, Tuhan membukakan rencana-Nya dalam hidup Musa. Tuhan akan membukakan rencana-Nya secara rinci dalam hidupmu,” tandasnya lagi.

Baca Juga  Kegiatan Asesmen Lapangan untuk Program Studi S1 Pendidikan Agama Kristen di Sekolah Tinggi Teologi Pais Jakarta

Sebelum menutup paparannya, Ps. Kala mengajak mahasiswa STT Bethesda untuk bangkit dan bersinar untuk menjalankan misi Allah.

“Anak-anak muda yang ada disini, bangkitlah dan bersinarlah bagi Tuhan. Roh Kudus akan menyertaimu. Engkau akan melakukan hal-hal besar. Bukalah hatimu dan alami perjumpaan secara pribadi dengan Tuhan,” tutupnya.

Seperti biasa dalama sebuah seminar, sesi tanya jawab seputar peluang dan tantangan pelayanan misi di India menjadi bagian akhir dari seminar. Dibarengi kesaksian pengalaman pelayanan di India, Ps. Kala dengan lugas menjawab setiap pertanyaan peserta.

Sebelum ditutup dengan doa dan foto bersama, Ketua Pelayanan Bethesda memberi cinderamata serta sampaikan terima kasih atas nama civitas STT Bethesda.

“Didalam Tuhan ada sesuatu yang indah. Banyak terima kasih buat semua yang sudah hadir dalam seminar ini. Terima kasih untuk tim yang sudah memberkati kami. Tuhan Yesus memberkati,” ujar Capt. Dr. Krets Mamondole, M.Mar., M.Th. (*)