AIRMADIDI, WARTANASRANI.COM – Ketua Umum MPH PGI, Pdt. Dr. Henriette T. Hutabarat-Lebang bersama Gubernur Sulut Olly Dondokambey secara resmi membuka Konferensi Gereja dan Masyarakat Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (KGM-PGI), hari ini, Kamis (28/3/2019) di Convention Hall Sutan Raja Hotel, Airmadidi, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Ketum MPH PGI Pdt. Henriette T. Hutabarat-Lebang dan Sekum PGI Pdt. Gomar Gultom saat prosesi ibadah pembukaan
KGM PGI yang akan berlangsung sampai hari Minggu (31/3/2019), mengambil tema, “Aku adalah yang awal dan yang akhir” dan Sub Tema, “Bersama seluruh Warga Bangsa, Gereja memperkokoh NKRI yang demokratis, adil dan sejahtera bagi semua ciptaan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945”.
“Dalam nama Allah Bapa, Anak, dan Roh Kudus, Konferensi Gereja dan Masyarakat Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia di buka. Kiranya IA menolong, memimpin dan menyertai kita,” sebut Henriette, sambil memukul palu disaksikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Bupati Minahasa selaku Ketua Panitia Roy Roring.
Dalam sambutan singkatnya, Henriette mengungkapkan bahwa KGM PGI yang diselenggarakan lima tahun sekali, merupakan persiapan menuju Sidang Raya PGI yang akan diselenggarakan di Sumba.
“Banyak isu nasional yang harus di bahas, untuk itu KGM PGI ini dilaksanakan,” ungkapnya.
Iapun berharap Konferensi Gereja dan Masyarakat PGI bisa menghasilkan hal-hal yang baik untuk di bawa ke Sidang Raya PGI di Sumba.
Pemukulan tetengkoren dilakukan oleh Henriette bersama Gubernur Sulut Olly disaksikan Ketua Panitia Roy Roring.
Sementara itu, dalam sambutannya Gubernur Olly Dondokambey berharap peserta KGM PGI mendoakan Sulawesi Utara yang dijuluki Bumi Nyiur Melambai, namun kondisi para petaninya sedang dalam kesulitan.
Menurut Olly, pelaksanaan KGM PGI di Sulut bukanlah sebuah kebetulan, oleh karenanya ia berharap dukungan doa dari tokoh-tokoh gereja yang hadir, sehingga ada solusi yang baik dari Tuhan untuk masyarakat Sulawesi Utara.
Adapun Ibadah yang mengawali sesi pembukaan Konferensi Gereja dan Masyarakat PGI ini, dipimpin oleh Pdt. Dr. Hein Arina, M.Th., Ketua Sinode GMIM yang mengambil nats pokok Injil Matius 24:27-44. (*)







