Sinergi Polda Kalteng dan Pewarna Indonesia Diperkuat untuk Bangun Ekosistem Informasi Sehat

Ragam
Admin
5 hours  | 5 hours  WIB
Bagikan: WA Facebook
Bagikan:

PALANGKA RAYA, WARTANASRANI.COM — Pengurus Daerah Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna Indonesia) Kalimantan Tengah melakukan audiensi dengan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Kapolda Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., di Mapolda Kalteng, Rabu (2/9/2026).

Audiensi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Pewarna Indonesia dan Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, khususnya dalam menghadapi tantangan penyebaran informasi palsu atau hoaks serta meningkatkan edukasi kepada masyarakat.

Dalam pertemuan itu, Kapolda Kalteng didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Kalteng, di antaranya Karolog Kombes Pol Elijas Hendrajana, S.I.K., S.H., M.Si.; Dir Sabhara Kombes Pol Viddy Dasmasela, S.H., S.I.K., M.M.; Dir Intel Kombes Pol Ardyansyah, S.I.K., M.Si.; Kabid Humas Kombes Pol Budi Rachmat, S.I.K., M.Si.; serta perwakilan Dirbinmas, Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda Kalteng AKBP Dr. G. Herundo Martho, M.Si.

Rombongan Pewarna Indonesia PD Kalteng dipimpin Ketua PD Pewarna Kalteng Frida Magdalena. Turut hadir dari Departemen OKK PP Pewarna Indonesia Endharmoko, S.Sos.; Sekretaris Darity Hildan; Wakil Sekretaris Maria Fiona; Bidang Kerohanian dan Pelmas Ruth Sulisningrum; serta anggota Pewarna Kalteng Ruth Dewi dan Frandyanshon, S.T.

Ketua Pewarna Indonesia PD Kalteng, Frida Magdalena, menyampaikan harapan agar organisasi yang dipimpinnya dapat membangun kolaborasi konstruktif bersama Polda Kalteng dalam mendukung terwujudnya Polri yang semakin dekat dan hadir di tengah masyarakat.

Menurut Frida, media memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik sekaligus membantu menciptakan ruang informasi yang sehat, khususnya di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial.

“Media mempunyai peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, kami berharap dapat terus membangun kolaborasi yang positif bersama Polda Kalteng,” ujarnya.

Baca Juga  Revolusi Kecepatan: Serat Optik Jepang Hasilkan Internet Super Cepat

Tingkatkan Kompetensi Jurnalis

Sementara itu, Sekretaris Pewarna Kalteng Darity Hildan menjelaskan berbagai kegiatan yang selama ini dilakukan organisasi, termasuk pelatihan jurnalistik yang dilaksanakan secara rutin.

Menurutnya, pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pewarna Indonesia untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas para jurnalis agar mampu menghasilkan karya jurnalistik yang profesional, berimbang, serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Peningkatan kapasitas jurnalis menjadi hal penting agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Darity.

Dalam audiensi tersebut, anggota Pewarna Kalteng Ruth Dewi turut mengangkat persoalan kenakalan remaja, khususnya aksi balapan liar yang terjadi di jalan raya.

Ia menilai persoalan tersebut tidak cukup hanya ditangani melalui tindakan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan pendekatan edukatif dan keterlibatan orang tua.

Salah satu perhatian yang disampaikan adalah bagaimana peran Polda Kalteng dalam memberikan edukasi kepada para orang tua agar pengawasan terhadap anak dan generasi muda dapat dilakukan secara bersama-sama.

“Bagaimana peran Polda dalam mengedukasi orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap generasi muda di Kalteng,” menjadi salah satu hal yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.

Sementara itu, anggota Pewarna Kalteng Frandyanshon menyoroti pentingnya kerja sama yang efektif antara kepolisian dan media dalam menangkal berita bohong yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Kapolda: Media Harus Beritakan Fakta dan Kebenaran

Menanggapi berbagai hal yang disampaikan Pewarna Indonesia, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam menyajikan informasi berdasarkan fakta dan kebenaran.

Menurutnya, derasnya informasi di media sosial perlu diimbangi dengan pemberitaan yang akurat agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Baca Juga  Sinta Wahid bersama GUSDURian sebarkan Pesan Toleransi dan Nasionalisme

“Publikasi kegiatan Polda menjadi informasi di masyarakat menjadi penting untuk diketahui,” ungkap Kapolda.

Ia mengatakan, saat ini banyak informasi yang beredar melalui media sosial tidak sesuai dengan fakta sebenarnya. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Dampaknya menimbulkan keresahan di masyarakat,” ujarnya.

Kapolda kemudian mencontohkan beredarnya video mengenai kebakaran di kawasan Tumbang Nusa. Menurutnya, video tersebut memberikan kesan seolah-olah kondisi di lokasi mengalami keadaan yang sangat parah.

Kondisi tersebut, kata Kapolda, perlu disikapi secara bijak melalui penyampaian informasi yang berdasarkan fakta dan konteks yang benar. Dengan demikian, masyarakat tidak mendapatkan gambaran yang keliru terhadap suatu peristiwa.

Polisi Tangani Karhutla 24 Jam

Persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) juga menjadi salah satu pembahasan dalam audiensi tersebut.

Kapolda Kalteng menjelaskan bahwa jajaran kepolisian telah melakukan berbagai langkah preventif sekaligus terus mendukung upaya penanganan dan pemadaman Karhutla di wilayah Kalimantan Tengah.

“24 jam anggota Polri tangani Karhutla, untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Kapolda berharap media dapat menjadi mitra strategis kepolisian dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama dalam menyikapi berbagai situasi yang berkembang di lapangan.

Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan media sangat diperlukan agar informasi yang diterima masyarakat tidak hanya cepat, tetapi juga akurat, faktual, dan memberikan edukasi.

Audiensi kemudian diakhiri dengan penyerahan buku oleh Ketua Pewarna Indonesia PD Kalteng Frida Magdalena kepada Polda Kalteng. Buku tersebut diterima langsung oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk semakin memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Pewarna Indonesia dan Polda Kalteng, khususnya dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, menangkal penyebaran hoaks, meningkatkan literasi masyarakat, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Kalimantan Tengah.

Baca Juga  Menteri Agama: Jangan Ragu Ikuti Vaksinasi Covid-19 Untuk Melindungi Diri Dan Sesama Dari Wabah Virus Korona