BEKASI WARTANASRANI.COM — GBI Jemaat El-Shaddai Taman Kebalen Indah, Bekasi, merayakan 30 tahun perjalanan pelayanannya dalam suasana penuh sukacita dan ucapan syukur. Ibadah yang dipimpin dalam pelayanan Gembala Pdt. Denny Yeremia Tampi dan Ibu Gembala Meyti Repi diawali dengan pujian dan penyembahan, dilanjutkan persembahan pujian dari Kaum Bapa dan WBI Taman Kebalen.
Tampak hadir Sekretaris BPD Bekasi GBI Pdt. Stefanus Carsten dan seluruh undangan hamba-hamba Tuhan dari berbagai denominasi gereja.
Dalam kesempatan tersebut, Pdt. Sahala Nainggolan juga sebagai Ketua BPD Bekasi GBI, menyampaikan firman Tuhan dengan tema “Hanya Karena Anugerah Tuhan” berdasarkan 1 Korintus 15:10. Jemaat diingatkan bahwa setiap keberhasilan, pertumbuhan, dan perjalanan pelayanan merupakan buah dari kasih karunia Allah.
Melalui teladan Rasul Paulus, jemaat diajak untuk menyadari bahwa anugerah Tuhan tidak boleh disia-siakan. Kasih karunia justru menjadi dorongan untuk bekerja lebih sungguh-sungguh dalam pelayanan, sembari tetap menyadari bahwa kekuatan dan keberhasilan tersebut berasal dari penyertaan Tuhan.

Momentum 30 tahun pelayanan GBI El-Shaddai Taman Kebalen pun menjadi kesempatan untuk mengucap syukur atas kesetiaan Tuhan sekaligus memperbarui komitmen untuk terus melayani dan menjadi berkat bagi jemaat serta masyarakat.
Tema “Hanya Karena Anugerah” menjadi penegasan bahwa perjalanan tiga dekade pelayanan bukan semata-mata hasil kemampuan manusia, melainkan karena kasih karunia Tuhan yang terus menyertai.
Pdt. Denny Yeremia Tampi mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas pertolongan dan penyertaan Tuhan sepanjang perjalanan pelayanan yang telah dirintisnya sejak tahun 1996 hingga 2026. Tiga dekade bukanlah waktu yang singkat. Perjalanan tersebut diwarnai oleh berbagai tantangan, perjuangan, serta pengorbanan dalam menjalankan panggilan pelayanan.
Namun, di balik setiap proses dan pergumulan yang dilalui, Pdt. Denny melihat adanya tangan Tuhan yang senantiasa menyertai dan memberikan kekuatan. Karena itu, ketika menoleh kembali pada perjalanan pelayanan selama 30 tahun tersebut, ia menyimpulkan semuanya dalam satu ungkapan sederhana namun penuh makna: “Semua karena anugerah Tuhan.”
