JAKARTA, WARTANASRANI.COM — Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, para pemimpin aras gereja nasional menggelar Momentum Kesatuan Doa Nasional (MKDN) 2026 di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Selatan.
Inisiatif ini diusung secara kolektif oleh PGI, KWI, PGLII, PGPI, PGBI, GOI, Bala Keselamatan, dan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, bersama Jaringan Doa Nasional (JDN), FGBMFI, serta berbagai lembaga pelayanan dan komunitas Kristen.
Mengangkat subtema “Kolektif, Sinergi, dan Bertumbuh untuk Kebangkitan Indonesia,” MKDN mengandalkan landasan firman Tuhan dari 2 Tawarikh 7:14 sebagai panggilan bagi umat untuk merendahkan diri, berdoa, dan berbalik dari jalan yang jahat demi pemulihan negeri.
Sekretaris Umum PGI, Darwin Darmawan, menegaskan peran vital doa bagi masa depan bangsa. “Kita memerlukan doa. Melalui doa, kita akan memahami apa yang Tuhan inginkan bagi Indonesia,” ujarnya.
Dilaksanakan Serentak di 620 Titik
Toni Mulya menyampaikan bahwa MKDN bukan sekadar acara rutin, melainkan gerakan bagi Gereja untuk mengambil posisi dan berdiri bagi Indonesia. Gerakan ini berlangsung secara serentak di 620 titik yang tersebar di 38 provinsi di seluruh wilayah Indonesia.
Fasilitator Umum JDN, Aristakus Tarigan, menambahkan bahwa keserentakan ini merupakan wujud nyata kesatuan Tubuh Kristus. “Mari kita tangkap momentumnya, bangkitkan para pendoa, satukan Gereja, dan berdiri bagi Indonesia,” tegas Aristakus.
Rangkaian Acara dan Pujian Penyembahan
Rangkaian acara di Balai Sarbini berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB, dengan puncak acara pada pukul 17.30–21.00 WIB. Acara ini melibatkan para pemimpin gereja, hamba Tuhan, serta tim pelayan pujian dari berbagai latar belakang.
Sejumlah pemuji yang memimpin penyembahan di antaranya:
- Ps. Sidney Mohede (JPCC Worship) yang memimpin lagu “Doa Kami”
- Eldhy Victor
- IFGF Praise
- GKII Worship Team
- Paduan Suara Bala Keselamatan
- Gekari Damai Sejahtera Worship Team
- JDN Worship Team
Ps. Edy Leo menegaskan bahwa melalui MKDN, umat diajak untuk bersyukur, bertobat, bersatu, dan mendeklarasikan iman atas Indonesia. Semangat ini juga diwujudkan melalui gerakan Indonesia Menyembah 5 guna mendorong gereja-gereja di berbagai kota membangun mezbah doa bagi bangsa. Acara puncak ditutup dengan deklarasi bersama oleh para pimpinan dan tokoh gereja mengenai pentingnya kesatuan tubuh Kristus. (red)
